Persebaya Resmi Datangkan Lima Pemain Lokal, Tiga di Antaranya Eks PSM Makassar
Baca dalam 60 detik
- Persebaya Surabaya mengumumkan lima rekrutan anyar untuk musim 2026/2027, mayoritas berasal dari PSM Makassar.
- Kedatangan mereka diharapkan memperkuat kedalaman skuad setelah musim lalu bersaing di papan atas Liga 1.
- Manajemen masih akan terus berburu pemain baru sebelum kompetisi resmi dimulai.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260609/original/038756500_1781610979-Pemain_Baru_Persebaya__dok_Persebaya_.jpg)
Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan lima pemain lokal baru yang akan memperkuat tim pada musim 2026/2027. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi klub pada Selasa (16/6/2026), menandai langkah awal manajemen dalam membangun skuad yang lebih kompetitif.
Lima nama yang diumumkan adalah Reza Arya Pratama, Syahrul Lasinari, Dicky Kurniawan, Ricky Pratama, dan Yusuf Meilana. Seluruh pemain telah menyelesaikan proses administrasi dan tes medis, sehingga resmi menjadi bagian dari skuad asuhan Bernardo Tavares. Menariknya, tiga dari lima rekrutan tersebut merupakan mantan pemain PSM Makassar, klub yang sebelumnya juga ditangani Tavares.
Reza Arya Pratama, kiper berusia 25 tahun, datang setelah menunjukkan performa konsisten bersama PSM sejak 2019. Kehadirannya diharapkan memicu persaingan ketat di posisi penjaga gawang. Sementara itu, Syahrul Lasinari, bek berpengalaman dengan kemampuan duel udara kuat, juga berasal dari PSM. Ricky Pratama, pemain serba bisa di lini depan, menjadi eks PSM ketiga yang direkrut Tavares.
Dua rekrutan lainnya memiliki latar belakang berbeda. Dicky Kurniawan, gelandang muda, sempat memperkuat Persebaya pada 2021 sebelum kemudian bermain untuk Gresik United dan Persijap Jepara. Yusuf Meilana, bek kiri asal Kediri, sebelumnya identik dengan Persik Kediri dan sempat dipinjamkan ke Bali United. Kedekatan geografis mereka dengan Jawa Timur diyakini mempercepat adaptasi dengan atmosfer Surabaya.
Pengumuman ini mendapat sambutan antusias dari Bonek dan Bonita, suporter setia Persebaya. Mereka menantikan perkembangan transfer klub setelah musim lalu berhasil bersaing di papan atas Liga 1. Manajemen tampaknya serius membangun kedalaman skuad agar setiap posisi memiliki pelapis berkualitas.
Pelatih Bernardo Tavares, yang sebelumnya sukses di PSM, kembali memanfaatkan jaringan pemain lokal untuk memperkuat tim. Langkah ini menunjukkan strategi transfer yang terukur, mengingat Tavares sudah mengenal karakteristik para pemain tersebut. Namun, aktivitas transfer Persebaya diperkirakan belum berakhir. Manajemen masih terus mengevaluasi kebutuhan tim sebelum kompetisi resmi bergulir dalam beberapa bulan ke depan.
Dengan tambahan lima pemain ini, Persebaya optimistis dapat mewujudkan target tinggi pada musim 2026/2027. Pertanyaannya, akankah mereka mampu bersaing memperebutkan gelar juara, atau sekadar menjadi penghuni papan atas?



