Brooklyn Beckham Jadikan Keretakan Keluarga sebagai Lelucon dalam Iklan Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Brooklyn Beckham memanfaatkan keretakan hubungan dengan orang tuanya sebagai bahan iklan DoorDash bertema Piala Dunia 2026.
- Iklan tersebut menuai kritik dari sumber dekat keluarga Beckham yang menilai tindakan Brooklyn tidak pantas dan menyakitkan.
- Konflik keluarga Beckham kembali memanas setelah kunjungan adik Brooklyn, Harper, yang dianggap sebagai aksi panggung oleh Brooklyn.

Brooklyn Beckham kembali menjadi sorotan setelah merilis iklan layanan pesan-antar DoorDash yang secara terang-terangan mengejek keretakan hubungannya dengan orang tua, David dan Victoria Beckham. Dalam iklan bertema Piala Dunia 2026 itu, Brooklyn terlihat membuang tiket pertandingan sambil berkata, "Kalian pasti bertanya-tanya mengapa saya menonton Piala Dunia 2026 dari rumah... Ceritanya panjang." Iklan ditutup dengan tulisan "Rumit. Nanti saja."
Iklan yang dirilis pekan ini memicu reaksi keras dari kalangan dekat keluarga Beckham. Seorang sumber menyebut keluarga besar Beckham merasa terpukul karena Brooklyn menjadikan masalah pribadi sebagai bahan komersial. "Melakukan iklan berdasarkan keterasingan keluarga seolah itu lelucon, padahal keluarganya hancur dan adik serta kakek-neneknya tak bisa dihibur," ujar sumber tersebut kepada The Sun. Sumber itu menambahkan bahwa Brooklyn sebelumnya mengaku ingin privasi, namun justru memonetisasi konflik keluarga.
Iklan ini muncul tak lama setelah adik Brooklyn, Harper yang berusia 14 tahun, terlihat mendatangi rumah Brooklyn di Los Angeles pada 12 Juni lalu untuk menyerahkan surat. Saat itu, keluarga Beckham baru saja merayakan peresmian bintang David di Hollywood Walk of Fame. Brooklyn yang tidak berada di rumah menuding kunjungan tersebut sengaja diatur untuk kamera. "Fakta bahwa fotografer sudah bersiap saat surat diantar menunjukkan ini koreografi untuk kamera," klaim perwakilan Brooklyn.
Pihak keluarga Beckham membantah tudingan itu. Seorang insider menyebutnya sebagai "tuduhan keji" yang tidak berdasar. "Sungguh menyedihkan tuduhan ini diarahkan pada seorang gadis kecil yang hanya merindukan kakaknya. Tidak perlu ada yang dikatakan, jadi menciptakan tuduhan keji ini benar-benar tidak perlu," kata sumber tersebut kepada Daily Mail.
Konflik terbuka antara Brooklyn dan orang tuanya mencapai puncak pada Januari lalu ketika ia mengeluarkan pernyataan panjang di Instagram. Dalam pernyataan itu, Brooklyn menegaskan tidak ingin berdamai dan menuduh orang tuanya terus-menerus membocorkan cerita ke media. "Saya diam selama bertahun-tahun dan berusaha menjaga hal ini tetap pribadi. Sayangnya, orang tua saya dan tim mereka terus mendatangi pers, membuat saya tidak punya pilihan selain bicara," tulis Brooklyn. Ia juga menuduh ibunya bersikap tidak pantas saat pernikahannya dengan Nicola Peltz pada 2022, yang memicu spekulasi ketegangan antara Nicola dan Victoria.
Di sisi lain, David Beckham memilih bungkam saat ditanya soal keretakan keluarga. Dalam wawancara dengan Variety bersamaan dengan peresmian bintangnya di Hollywood Walk of Fame, mantan kapten timnas Inggris itu berkata, "Maaf, saya hentikan Anda di sini. Itu urusan pribadi. Itu satu-satunya hal yang tidak ingin saya bicarakan." David hadir bersama Victoria, Romeo, Cruz, dan Harper dalam acara tersebut, tanpa Brooklyn.
Langkah Brooklyn mengkomersialkan konflik keluarga menuai kritik karena dianggap kontradiktif. Sumber yang sama menilai, "Brooklyn berhak mencari uang sendiriโorang tuanya mendukung ambisi ituโtetapi menjadikan situasi keluarga yang memilukan sebagai bahan lelucon bukanlah hal yang benar." Pertanyaannya, akankah iklan ini semakin memperlebar jurang antara Brooklyn dan keluarganya, atau justru menjadi awal dari rekonsiliasi yang tak terduga?



