Haru di Pernikahan Justin Hubner: Ivar Jenner Tangis Kenang Sahabat yang Pergi
Baca dalam 60 detik
- Ivar Jenner tak kuasa menahan tangis saat pidato pernikahan Justin Hubner, mengenang Noah Gesser yang meninggal 2021.
- Noah Gesser, pemain muda Ajax U-17 berdarah Indonesia, meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.
- Pernikahan ini menjadi simbol persahabatan dan kehilangan yang mendalam di kalangan pemain Timnas Indonesia.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)
Pernikahan bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, dengan Jennifer Coppen di Tirtha Bali Uluwatu, Jumat (12/6/2026), berubah menjadi momen haru ketika Ivar Jenner, sahabat sekaligus rekan setimnya, tak kuasa menahan air mata saat memberikan pidato. Bukan sekadar ucapan selamat, pidato itu justru menjadi ruang untuk mengenang Noah Gesser, sahabat dekat yang telah berpulang lebih dulu.
Dalam potongan video yang viral di media sosial, Ivar yang menjadi groomsmen bersama Mees Hilgers menyampaikan pesan penuh makna. Ia mengungkapkan kekagumannya pada karakter Justin di luar lapangan—kehangatan, antusiasme, dan kejujuran yang membuat orang nyaman berada di dekatnya. Namun, puncak emosi terjadi ketika Ivar mengingat Noah Gesser, pesepak bola muda keturunan Indonesia yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas pada 30 Juni 2021.
“Justin dan aku juga berbagi sesuatu yang sangat emosional. Kami berdua kehilangan seorang teman yang sangat dekat, Noah, dalam sebuah kecelakaan mobil yang tragis,” ujar Ivar dengan suara bergetar, sebelum mendapat dukungan dari para tamu. Noah, yang saat itu memperkuat Ajax Amsterdam U-17, memiliki darah Indonesia dari sang ibu dan bercita-cita membela Timnas Indonesia bersama Ivar dan Justin.
Kepergian Noah meninggalkan luka mendalam bagi Ivar dan Justin. Dalam pidatonya, Ivar menegaskan bahwa tanpa keraguan, Noah pasti akan menjadi bagian dari impian Indonesia dan petualangan yang mereka lalui bersama. Momen ini menjadi pengingat betapa eratnya ikatan persahabatan di antara para pemain keturunan yang memperkuat Timnas Indonesia.
Meski larut dalam suasana haru, Ivar mengingatkan bahwa hari itu juga tentang merayakan cinta dan awal baru. “Pernikahan adalah tentang menghadapi hidup bersama, merayakan saat-saat bahagia, saling mendukung melewati masa-masa sulit, dan tumbuh menjadi lebih kuat,” ucapnya. Ia menutup pidato dengan cheers untuk masa depan Justin dan Jennifer yang penuh cinta dan kenangan indah.
Kehadiran Ivar dan Mees sebagai groomsmen menjadi bukti solidaritas yang terbangun sejak lama, jauh sebelum mereka berseragam Garuda. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, momen ini tidak hanya menyentuh sisi personal para pemain, tetapi juga memperlihatkan sisi manusiawi di balik lapangan hijau—bahwa di balik setiap gol dan kemenangan, ada persahabatan dan kenangan yang tak ternilai.



