Tottenham Siapkan Tawaran Baru untuk Bek Incaran De Zerbi, Brighton Minta £70 Juta
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur terus mendesak Brighton untuk mendapatkan Jan Paul van Hecke setelah dua tawaran awal ditolak.
- Bek Belanda berusia 26 tahun itu dikabarkan ingin bergabung dengan mantan pelatihnya, Roberto De Zerbi, di Tottenham.
- Brighton mematok harga £70 juta untuk pemain yang musim lalu tampil impresif dengan 36 starter di Premier League.
Tottenham Hotspur belum menyerah dalam perburuan bek tengah Brighton & Hove Albion, Jan Paul van Hecke. Klub asal London Utara itu dikabarkan tengah merancang tawaran baru setelah dua proposal sebelumnya kandas. Jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa negosiasi masih berlangsung, dengan Brighton membanderol pemain Belanda tersebut sebesar £70 juta.
Van Hecke, 26 tahun, menjadi prioritas utama Tottenham di lini belakang. Musim lalu ia menjadi pilar Brighton dengan 36 penampilan sebagai starter dari 38 pertandingan Premier League, menyumbang tiga gol dan tiga assist. Ketajamannya di udara dan kemampuan membaca permainan membuatnya incaran banyak klub, namun Tottenham memiliki satu keunggulan: Roberto De Zerbi.
De Zerbi, yang kini menukangi Tottenham, pernah melatih Van Hecke di Brighton dan berulang kali memuji sikap serta kepemimpinannya. "Tidak biasa melihat pemain muda dengan level kepribadian seperti itu," ujar De Zerbi saat masih di Brighton. Kedekatan ini disebut menjadi faktor pendorong keinginan Van Hecke pindah ke Tottenham, seperti diungkapkan Romano dalam kanal YouTube-nya.
Langkah Tottenham memperkuat pertahanan bukan tanpa alasan. Musim lalu, gawang mereka kebobolan 57 gol—terbanyak di antara tim yang bertahan di Premier League. Situasi diperparah ketidakpastian masa depan Cristian Romero serta isu hengkangnya Micky van de Ven dan Djed Spence. Brighton sendiri dikabarkan telah mengajukan tawaran £30 juta untuk Luka Vuskovic, bek muda Kroasia milik Tottenham yang belum tampil di tim utama.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik karena menunjukkan bagaimana Premier League tetap menjadi pusat pergerakan pemain kelas dunia. Meski tak ada kaitan langsung dengan Liga Indonesia, pola negosiasi dan valuasi pemain seperti ini bisa menjadi referensi bagi klub-klub Tanah Air yang mulai berani memboyong pemain asing berkualitas. Nilai £70 juta untuk seorang bek—setara lebih dari Rp1,4 triliun—menegaskan betapa mahalnya harga pemain bertahan elite di era modern.
Dengan jendela transfer musim panas yang masih terbuka lebar, langkah Tottenham selanjutnya akan menjadi penentu. Apakah mereka bersedia memenuhi permintaan Brighton, atau beralih ke target lain? Yang jelas, Van Hecke telah menyatakan ketertarikannya, dan De Zerbi memiliki pengaruh besar. Jika kesepakatan tercapai, lini belakang Tottenham akan mendapat suntikan kualitas sekaligus pengalaman Premier League yang melimpah.



