Tottenham Tolak Tawaran Kedua Brighton untuk Bek Muda Luka Vuskovic
Baca dalam 60 detik
- Tottenham menolak tawaran Brighton senilai ยฃ35 juta untuk Luka Vuskovic, bek muda Kroasia berusia 18 tahun.
- Klub asal London utara itu membanderol Vuskovic sekitar ยฃ60 juta, mencerminkan keyakinan tinggi pada potensinya.
- Penolakan ini terjadi di tengah kesepakatan Tottenham untuk merekrut bek Brighton Jan Paul van Hecke senilai ยฃ52 juta.

Tottenham Hotspur kembali menegaskan sikapnya di bursa transfer musim panas ini dengan menolak tawaran kedua dari Brighton & Hove Albion untuk bek muda Luka Vuskovic. Langkah itu menunjukkan betapa tingginya nilai yang diberikan klub London utara terhadap pemain berusia 18 tahun asal Kroasia tersebut.
Menurut laporan jurnalis transfer kenamaan David Ornstein, Brighton mengajukan proposal senilai sekitar ยฃ35 juta untuk Vuskovic. Namun, Tottenham dengan tegas menolak tawaran tersebut. Sebelumnya, Sky Sports melaporkan bahwa Spurs mematok harga sekitar ยฃ60 juta untuk pemain yang disebut-sebut sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa itu. Artinya, Brighton harus meningkatkan penawaran secara signifikan jika ingin memboyong Vuskovic ke Stadion Amex.
Keputusan Tottenham ini menjadi menarik karena terjadi di tengah kesepakatan mereka untuk merekrut bek Brighton, Jan Paul van Hecke, dengan nilai transfer mencapai ยฃ52 juta. Van Hecke, yang merupakan pemain internasional Belanda, dijadwalkan menjadi salah satu rekrutan utama Spurs musim panas ini. Meski demikian, Tottenham menegaskan bahwa negosiasi untuk Vuskovic dan Van Hecke ditangani secara terpisah. Klub tidak berniat melepas Vuskovic hanya karena mereka mendapatkan pemain lain dari Brighton.
Vuskovic sendiri baru saja menyelesaikan masa peminjaman yang gemilang bersama Hamburg di Bundesliga 2. Penampilannya yang konsisten membuatnya masuk dalam Tim Terbaik musim lalu. Potensi besarnya diakui banyak pihak, termasuk Brighton yang terus memburu jasanya. Namun, Tottenham tampaknya tidak ingin kehilangan aset berharga ini dengan harga murah.
Di sisi lain, Tottenham juga tengah gencar memperkuat skuad di bawah asuhan Roberto De Zerbi. Selain Van Hecke, Spurs telah mendatangkan Andy Robertson dan Marcos Senesi untuk memperkokoh lini pertahanan. Klub juga dikabarkan tengah menyiapkan pembicaraan dengan Newcastle United untuk merekrut gelandang Sandro Tonali, serta memantau winger Manchester City, Savinho. Langkah-langkah ini menunjukkan ambisi besar Tottenham untuk bersaing di level tertinggi musim depan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk diikuti. Tottenham yang kini memiliki basis penggemar cukup besar di Tanah Air, menunjukkan strategi transfer yang berani. Jika Vuskovic akhirnya dijual dengan harga tinggi, hal itu bisa menjadi tolok ukur baru bagi nilai transfer pemain muda di liga-liga top Eropa. Sebaliknya, jika ia bertahan, ia berpotensi menjadi pilar pertahanan Spurs di masa depan. Pertanyaannya, akankah Brighton kembali dengan tawaran yang lebih besar, atau Tottenham akan mempertahankan Vuskovic sebagai investasi jangka panjang?



