Skotlandia Hadapi Dilema Starter: McTominay atau McGinn di Laga Pembuka Piala Dunia?
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Steve Clarke dihadapkan pada pilihan sulit antara Scott McTominay yang baru pulih sakit dan John McGinn yang sedang dalam performa terbaik.
- Kemenangan atas Haiti menjadi harga mati bagi Skotlandia untuk menjaga asa lolos dari fase grup, sehingga komposisi starting XI sangat krusial.
- Keputusan Clarke akan menentukan strategi tim, apakah mengandalkan kecepatan atau pengalaman, dalam menghadapi Haiti yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan.

Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, harus mengambil keputusan taktis paling krusial dalam kariernya: memilih antara Scott McTominay yang baru pulih dari sakit perut atau John McGinn yang tengah on fire, untuk laga pembuka Piala Dunia melawan Haiti di Boston Stadium, Minggu (02:00 BST).
Keputusan ini menjadi sorotan karena Skotlandia tak punya banyak ruang untuk salah langkah. Dengan hanya tiga pertandingan di fase grup, kekalahan di laga perdana bisa memupus harapan lolos yang sudah dinanti hampir tiga dekade. Clarke sendiri diyakini akan menggunakan formasi 4-4-2 yang jarang dipakainya, namun terbukti ampuh saat menggilas Bolivia 4-0 dalam laga uji coba pekan lalu. Ironisnya, di laga itu McGinn justru duduk di bangku cadangan.
McTominay sempat menjadi tanda tanya besar setelah dilaporkan tidak ikut bus tim menuju hotel pada Kamis malam. Ia absen latihan dan bepergian terpisah dengan dokter sebagai tindakan pencegahan. Namun, setelah kembali berlatih pada Jumat, Clarke menyatakan gelandang Napoli itu dalam kondisi "sempurna" dan "siap tempur". Kapten Andy Robertson bercanda bahwa rekannya itu hanya mencari perhatian, tapi tak bisa dipungkiri McTominay adalah figur sentral—wajahnya bahkan terpampang di gedung dekat Hampden Park.
"Kami sangat senang dengan kemampuan Scott dan apa yang bisa ia berikan kepada tim," ujar Clarke, seraya menambahkan, "Tapi kami butuh 15 pemain lain memberikan hal yang sama jika ingin turnamen yang positif." Pernyataan ini mengindikasikan bahwa McTominay, meski baru 60% fit, tetap menjadi pilihan utama karena kebutuhan akan kepemimpinan dan hasil instan.
Di sisi lain, McGinn adalah pahlawan rakyat Skotlandia. Kontribusinya selama ini—20 gol dan 10 assist dari 86 caps—sulit diabaikan. Apalagi, ia baru saja memimpin Aston Villa juara Liga Europa dan berada dalam performa terbaik. Namun, ada kekhawatiran bahwa McGinn kelelahan setelah musim panjang. Mantan gelandang Skotlandia, Leanne Crichton, menilai McGinn tampak kelelahan di Euro sebelumnya dan menyarankan agar ia diistirahatkan di laga awal. "Apakah kita benar-benar perlu menggunakannya sejak awal?" ujarnya.
Alternatif lain adalah memainkan McGinn di posisi sayap, seperti yang pernah dilakukannya untuk timnas. Namun, langkah itu berarti mengorbankan kecepatan Ryan Christie atau Ben Gannon-Doak. Mantan penyerang Skotlandia, James McFadden, mengaku tidak akan terkejut jika McGinn tidak dimainkan sejak awal. "Saya tidak akan heran jika Steve Clarke melakukannya. Tapi bukan berarti McGinn tidak akan menjadi pemain kunci di pertandingan berikutnya," katanya.
Pelatih Kilmarnock, Neil McCann, menyarankan McGinn ditempatkan di sisi kanan agar bisa memotong ke dalam dan membuka ruang overlap. Namun, Haiti yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik bisa menjadi lawan yang merepotkan jika Skotlandia tidak memiliki opsi serangan balik yang cepat. Pertanyaan besarnya: apakah Clarke berani mengambil risiko dengan meninggalkan salah satu bintangnya di bangku cadangan?
Keputusan ini tidak hanya menentukan nasib Skotlandia di turnamen, tetapi juga menjadi ujian bagi kemampuan Clarke dalam membaca pertandingan. Jika berhasil, ia akan dielu-elukan sebagai pahlawan. Jika gagal, kritik tajam sudah menanti. Satu hal yang pasti: laga melawan Haiti akan menjadi panggung bagi Skotlandia untuk membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di panggung dunia.
