Real Madrid Perpanjang Kontrak Rudiger hingga 2027, Bek Tangguh Jadi Andalan di Tengah Krisis
Baca dalam 60 detik
- Antonio Rudiger resmi mendapat perpanjangan kontrak satu tahun dari Real Madrid, mengikatnya hingga Juni 2027.
- Bek asal Jerman itu menjadi pilar pertahanan sejak bergabung gratis dari Chelsea pada 2022, meski musim lalu diganggu cedera.
- Langkah ini sejalan dengan janji presiden Florentino Perez untuk memperkuat lini belakang setelah musim 2025-26 yang mengecewakan.
Real Madrid resmi memperpanjang kontrak bek tengah Antonio Rudiger selama satu musim, mengikat pemain timnas Jerman itu hingga akhir Juni 2027. Keputusan ini diumumkan klub pada Selasa (16/6) di tengah upaya Los Blancos membangun kembali skuad setelah musim lalu yang penuh kekecewaan.
Rudiger, yang kini berusia 33 tahun, sebelumnya memiliki kontrak hingga 2026. Sejak bergabung dengan status bebas transfer dari Chelsea pada 2022, ia telah menjadi sosok sentral di lini pertahanan Real Madrid. Total 182 penampilan dan delapan trofi—termasuk Liga Champions, LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Dunia Antarklub—telah ia persembahkan. Namun, musim 2025-26 menjadi ujian berat bagi pemain kelahiran Berlin itu. Cedera yang membatasi penampilannya menjadi hanya 26 laga di semua kompetisi turut mempengaruhi performa tim.
Real Madrid menjalani musim yang sulit: gagal mempertahankan gelar LaLiga dan tersingkir di perempat final Liga Champions. Situasi ini mendorong manajemen untuk bergerak cepat di bursa transfer. Perpanjangan kontrak Rudiger menjadi bagian dari rencana besar Presiden Florentino Perez yang berjanji memperkuat pertahanan saat kampanye pemilihan ulang. Perez juga telah merekrut bek kiri Marc Cucurella dari Chelsea pada Senin (15/6) di bawah arahan pelatih anyar Jose Mourinho yang kembali menukangi klub.
Dalam unggahan Instagram setelah pengumuman, Rudiger menyatakan kebanggaannya melanjutkan karier di Madrid. "Memperpanjang perjalanan saya bersama Real Madrid adalah momen membanggakan, tapi lebih dari itu, ini adalah komitmen untuk bangkit bersama rekan setim," tulisnya. Ia juga menyinggung kritik setelah cedera: "Beberapa orang mungkin sudah menganggap saya habis, tapi itu justru memotivasi saya. Jadi, terima kasih untuk itu."
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Real Madrid mempertahankan Rudiger menjadi sinyal bahwa klub raksasa Spanyol itu tidak ingin kehilangan pengalaman di lini belakang. Di tengah persaingan ketat LaLiga yang juga diikuti oleh Barcelona dan Atletico Madrid, kehadiran pemain sekaliber Rudiger dianggap krusial. Apalagi, dengan kembalinya Mourinho yang dikenal sebagai arsitek pertahanan solid, kombinasi Rudiger dengan Cucurella diharapkan mampu mengembalikan keperkasaan Madrid.
Namun, tantangan ke depan tidak ringan. Usia Rudiger yang sudah 33 tahun dan riwayat cedera menjadi risiko. Perez juga masih harus merealisasikan janji mendatangkan Ibrahima Konate (Liverpool) dan Denzel Dumfries (Inter Milan) untuk menambah kedalaman skuad. Pertanyaannya, akankah strategi peremajaan dan pengalaman ini cukup membawa Real Madrid kembali ke puncak?