Liverpool Siapkan Dana Besar: Buru Duo Muda Bouaddi dan Diomande di Bawah Asuhan Iraola
Baca dalam 60 detik
- Liverpool mengincar gelandang Lille Ayyoub Bouaddi (18 tahun) dengan banderol £60 juta, setelah melakukan pertemuan langsung dengan agen pemain.
- Klub juga membidik winger RB Leipzig Yan Diomande (£86 juta) sebagai suksesor Mohamed Salah yang hengkang, di tengah persaingan dengan PSG dan Arsenal.
- Total investasi lebih dari £140 juta untuk dua talenta muda ini diyakini bisa mengembalikan kejayaan Liverpool di era kepelatihan Andoni Iraola.

Liverpool bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan mengincar dua talenta muda potensial sekaligus: gelandang Lille Ayyoub Bouaddi dan winger RB Leipzig Yan Diomande. Langkah ini menjadi sinyal ambisi baru The Reds di bawah pelatih anyar Andoni Iraola, yang dituntut membangun kembali skuad setelah kepergian Mohamed Salah.
Menurut jurnalis Fabrizio Romano, Liverpool telah mengadakan pertemuan langsung dengan agen Bouaddi, pemain timnas Maroko yang baru berusia 18 tahun. Arsenal juga disebut ikut dalam perburuan, namun Liverpool dianggap lebih serius setelah performa impresif Bouaddi di Piala Dunia. Lille membanderol pemainnya dengan harga £60 juta, angka yang dinilai sepadan dengan potensi jangka panjangnya.
Bouaddi mencatatkan 42 penampilan di semua kompetisi musim 2025/26 dan mendapat julukan "luar biasa" dari analis Ben Mattinson. Dalam laga melawan Brasil, ia menyelesaikan 91% umpan, memenangkan empat tekel, dan melakukan enam recoveri bola. Kemampuan ball-winning ini dinilai cocok dengan filosofi sepak bola menekan tinggi ala Iraola.
Sementara itu, Diomande menjadi target utama Liverpool untuk mengisi posisi sayap kanan yang ditinggalkan Salah. Pemain Pantai Gading berusia 19 tahun itu mencetak 20 gol dan assist di Bundesliga musim lalu, menjadikannya salah satu talenta paling bersinar di Eropa. Namun, RB Leipzig mematok harga tinggi—£86 juta—dan PSG juga mengincarnya, membuat persaingan semakin ketat.
Kedatangan Iraola diharapkan membawa angin segar setelah musim lalu Liverpool finis di posisi kelima di bawah Arne Slot. Gaya bermain menyerang ala Iraola diyakini akan memaksimalkan potensi Bouaddi sebagai pengatur serangan dan Diomande sebagai eksekutor akhir. Jika kedua transfer ini terealisasi, Liverpool akan mengeluarkan dana lebih dari £140 juta—sebuah pernyataan ambisi untuk kembali bersaing di papan atas.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Liverpool ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub besar Eropa mulai berinvestasi pada pemain muda berbakat dari Afrika. Bouaddi dan Diomande bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia yang bercita-cita menembus liga top Eropa. Pertanyaannya, akankah duet ini mampu mengembalikan kejayaan Liverpool seperti era Klopp?



