Tottenham Berburu Bek Muda Argentina: Klausul Rilis Rp1,5 Triliun, Harga Nego Cuma Rp150 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Tottenham resmi mendatangkan Marcos Senesi secara gratis, langkah awal perombakan lini belakang di bawah Roberto De Zerbi.
- Klub London utara itu membidik bek River Plate, Lautaro Rivero, yang klausul rilisnya €100 juta namun bisa ditebus hanya €7-10 juta.
- Rivero, yang sudah memperkuat timnas Argentina, diyakini lebih memilih Eropa ketimbang tawaran dari klub Meksiko Tigres.

Tottenham Hotspur mulai merealisasikan rencana besar membangun kembali skuad di bawah arahan Roberto De Zerbi. Setelah mengamankan Marcos Senesi secara gratis, Spurs kini mengarahkan radar ke Argentina lagi—kali ini kepada bek muda River Plate, Lautaro Rivero, yang banderolnya anjlok drastis dari klausul rilis fantastis.
Klub yang musim lalu nyaris terdegradasi dari Premier League itu resmi mengumumkan kedatangan Senesi pada Rabu (27/5) waktu setempat. Bek tengah berusia 29 tahun itu hengkang dari Bournemouth setelah kontraknya habis dan memilih bergabung dengan proyek De Zerbi di Tottenham Hotspur Stadium. “Ini perasaan yang sangat istimewa menjadi pemain Tottenham,” ujar Senesi dalam pernyataan resmi klub.
Senesi bukan satu-satunya rekrutan anyar. Sebelumnya, Spurs juga mendatangkan bek kiri Andy Robertson dengan status bebas transfer. Langkah ini tak lepas dari fakta bahwa Tottenham kebobolan 122 gol dalam dua musim Premier League terakhir—catatan terburuk di antara tim yang selamat dari degradasi. De Zerbi, yang sukses membawa Spurs mengumpulkan 11 poin dalam tujuh laga penentuan, langsung mendesak perombakan besar di lini pertahanan.
Yang menarik perhatian adalah laporan dari Argentina yang menyebut Tottenham tengah memantau Lautaro Rivero. Bek tengah berusia 22 tahun itu disebut memiliki daftar pengagum yang terus bertambah. Namun, kabar gembira bagi Spurs adalah bahwa River Plate bersedia menerima tawaran jauh di bawah klausul rilis €100 juta (sekitar Rp1,5 triliun). Angka yang disebut-sebut hanya berkisar €7-10 juta (Rp115-165 miliar)—sepersepuluh dari nilai nominal klausul.
“Rivero adalah bek modern, kuat secara fisik, dan punya kemampuan teknis elite dalam membangun serangan dari belakang,” demikian deskripsi yang beredar di kalangan pengamat sepak bola Argentina. Meski ada minat dari klub Meksiko Tigres, sumber dekat pemain mengindikasikan bahwa Rivero lebih memilih pindah ke Eropa. Situasi ini membuka peluang emas bagi Tottenham untuk mendapatkan pemain berpotensi tinggi dengan harga murah di tengah inflasi transfer Premier League.
Kedatangan Senesi dan kemungkinan Rivero menjadi sinyal bahwa De Zerbi ingin membangun kembali pertahanan yang kokoh. Namun, masih ada ketidakpastian soal masa depan Cristian Romero, Micky van de Ven, dan Djed Spence. Ben Davies baru saja menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun untuk menambah kedalaman skuad. Pertanyaannya, akankah Tottenham mampu mempertahankan pemain kunci sambil terus berburu talenta baru?
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Tottenham di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Klub yang identik dengan gaya menyerang kini tengah berbenah total. Jika berhasil mendatangkan Rivero, Spurs tidak hanya mendapatkan bek masa depan, tetapi juga aset yang nilainya bisa meroket. Namun, persaingan dengan klub Eropa lain masih terbuka. Apakah Tottenham akan memanfaatkan peluang ini atau justru kehilangan incaran? Musim panas ini akan menjadi ujian bagi ambisi De Zerbi.



