Millie Bobby Brown Bela Suami: Saya Mampu Bawa Barang Sendiri
Baca dalam 60 detik
- Aktris Millie Bobby Brown menegaskan dirinya tidak membutuhkan bantuan suami untuk membawa barang, merespons kritik publik yang menilai Jake Bongiovi tidak chivalrous.
- Dalam podcast, Brown menyoroti standar ganda yang kerap dialami perempuan: didorong mandiri tapi tetap dihakimi saat memilih tidak bergantung pada pasangan.
- Pernyataan ini memicu diskusi tentang kesetaraan gender dalam hubungan, relevan dengan perdebatan serupa di Indonesia tentang peran domestik dan kemandirian perempuan.

Millie Bobby Brown, bintang serial Stranger Things, angkat bicara setelah menjadi sorotan publik karena foto dirinya mendorong kereta bayi sementara sang suami, Jake Bongiovi, berjalan di samping tanpa membawa apa pun. Dalam wawancara di podcast Not Gonna Lie yang dipandu Kylie Kelce, Brown menepis anggapan bahwa suaminya tidak bersikap gentleman. Ia justru mempertanyakan mengapa perempuan dianggap tidak mampu mengurus barang bawaannya sendiri.
Foto yang beredar awal tahun ini memicu kritik terhadap Bongiovi, putra musisi Jon Bon Jovi. Banyak warganet menilai ia tidak membantu istrinya yang tengah menggendong anak sambil membawa tas. Namun, Brown menegaskan bahwa ia justru lebih suka berjalan cepat dan merencanakan semuanya sendiri. “Saya yang tiga mil di depan. Saya sudah merencanakan ini semalaman,” ujarnya.
Brown menyoroti ironi dalam standar ganda masyarakat. Di satu sisi, perempuan didorong untuk mandiri dan kuat, namun saat ia menunjukkan kemandirian itu, justru dipertanyakan. “Kami semua bicara tentang memberdayakan perempuan, ‘Kau bisa, kau tak butuh pria.’ Tapi ketika saya bilang, ‘Oke, saya bisa bawa barang sendiri,’ orang malah bertanya, ‘Mana suamimu?’” kata aktris berusia 22 tahun itu.
Ia juga membela karakter suaminya. “Tidak ada yang kenal suami saya. Dia pria paling sopan, manis, dan akan melakukan apa pun untuk saya. Tapi dia juga tahu saya mampu,” tegas Brown. Pernikahan mereka digelar pada Mei 2024, dan pada Agustus 2025 mereka mengumumkan telah mengadopsi seorang bayi perempuan. Noah Schnapp, rekan main Brown di Stranger Things, menjadi wali baptis sang bayi.
Kylie Kelce, yang memiliki empat anak perempuan bersama suaminya Jason Kelce, mendukung pernyataan Brown. Ia mengaku kerap ditawari bantuan membawa tas, namun selalu menjawab bahwa ia akan meminta tolong jika memang perlu. “Orang pertama yang saya minta bantuan — ya tebakan Anda — suami saya. Terima kasih,” katanya. Meski demikian, Kelce tidak ingin membunuh konsep kesopanan. “Saya ingin ada tingkat sopan santun dan perhatian terhadap wanita, tapi jangan perlakukan saya seperti barang pecah belah,” tambahnya.
Pernyataan Brown dan Kelce memantik diskusi tentang kemandirian perempuan dalam hubungan. Di Indonesia, perdebatan serupa kerap muncul di media sosial, terutama terkait pembagian peran domestik. Banyak perempuan muda yang mulai mempertanyakan norma tradisional yang mengharuskan suami selalu menjadi tulang punggung atau pengambil keputusan. Namun, masih ada resistensi dari kelompok yang menganggap chivalry sebagai bagian dari budaya timur.
Ke depan, pernyataan publik figur seperti Brown bisa menjadi katalis untuk perubahan persepsi. Pertanyaannya, akankah masyarakat Indonesia — yang masih kental dengan nilai patriarki — mulai menerima gagasan bahwa perempuan tidak perlu selalu dilayani, dan bahwa kemandirian bukanlah ancaman bagi keharmonisan rumah tangga?



