Aspinall Tuduh Curang, Gane Santai: Itu Cuma Opini
Baca dalam 60 detik
- Petarung UFC asal Prancis, Ciryl Gane, menepis tuduhan curang dari Tom Aspinall dengan menyebutnya sebagai opini pribadi.
- Insiden tusukan mata yang mengakhiri pertarungan Oktober lalu masih menjadi kontroversi, dengan Aspinall mengalami gangguan penglihatan serius.
- Gane kini bersiap menghadapi Alex Pereira di UFC Freedom 250, sementara Aspinall menunggu izin medis untuk kembali bertarung.

Perseteruan antara petarung kelas berat UFC, Tom Aspinall dan Ciryl Gane, kembali memanas setelah Aspinall menuduh lawannya sengaja melakukan kecurangan. Namun, Gane dengan tenang menepis tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai opini belaka.
Dalam konferensi pers menjelang laga interim heavyweight melawan Alex Pereira di UFC Freedom 250, Senin mendatang, Gane angkat bicara soal tuduhan Aspinall yang menyebutnya sebagai "big cheater". "Itu opini dia," ujar petarung asal Prancis itu, Rabu (12/3). "Wasit profesional tidak mengatakan apa pun kepada saya karena saya menghormati aturan."
Ketegangan antara kedua petarung bermula dari duel mereka pada Oktober lalu. Pertarungan yang merupakan laga pertama Aspinall mempertahankan sabuk juara kelas berat itu berakhir tanpa pemenang setelah Gane secara tidak sengaja menusuk mata Aspinall di ronde pertama. Akibatnya, Aspinall tak mampu melanjutkan pertarungan.
Aspinall, yang kini berusia 33 tahun, awalnya menganggap insiden itu tidak disengaja. Namun, setelah menonton ulang pertarungan, ia berubah pikiran. "Dia curang sejak detik pertama. Cara dia ingin memenangkan pertarungan adalah dengan membuat saya cacat karena kecurangan," ujar petarung asal Inggris itu bulan lalu.
Dampak tusukan mata itu ternyata serius. Aspinall terus menderita penglihatan ganda, bintik hitam, dan vertigo. Dokter mendiagnosisnya dengan kondisi langka pada kedua matanya, yang memerlukan operasi pada Februari lalu. Meski sudah kembali berlatih, Aspinall belum mendapatkan izin untuk melakukan kontak fisik.
Jika sudah pulih, Aspinall diprediksi akan menghadapi pemenang laga antara Gane dan Pereira. Pertarungan ini menjadi krusial bagi Gane, yang ingin membuktikan dirinya layak menjadi juara sejati setelah kontroversi sebelumnya.
Bagi penggemar MMA di Indonesia, perseteruan ini menambah bumbu di divisi kelas berat UFC yang semakin kompetitif. Dengan gaya bertarung atletis Gane dan kekuatan knockout Pereira, laga interim ini diprediksi berlangsung sengit. Sementara itu, Aspinall harus bersabar menunggu kesembuhan matanya sebelum kembali ke oktagon.
Pertanyaannya, akankah Gane mampu mengatasi tekanan dan membungkam tuduhan Aspinall dengan kemenangan? Atau justru Pereira yang akan menjadi lawan Aspinall berikutnya?



