Mantan Bintang NFL Aldon Smith Meninggal di Usia 36 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Aldon Smith, mantan gelandang bertahan NFL yang bersinar bersama San Francisco 49ers, meninggal dunia pada usia 36 tahun.
- Kariernya yang cemerlang di lapangan tercoreng oleh serangkaian masalah hukum dan pelanggaran kebijakan narkoba liga.
- Kepergiannya menyisakan duka bagi dunia olahraga Amerika, sekaligus menjadi pengingat akan sisi gelap di balik gemerlap NFL.

Mantan gelandang bertahan National Football League (NFL), Aldon Smith, ditemukan meninggal dunia pada usia 36 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh San Francisco 49ers, tim yang memilihnya sebagai pilihan ketujuh pada draft 2011, tanpa menyebutkan penyebab kematian.
Smith menjalani 75 pertandingan musim reguler sepanjang kariernya, mencatatkan 228 tekel, 52,5 karung (sack), dan 103 tekanan terhadap quarterback. Ia pensiun pada 2023 setelah sempat bergabung dengan beberapa tim, termasuk Oakland Raiders dan Dallas Cowboys.
"Kami hancur hati atas kepergian mendadak dan tragis Aldon Smith," demikian pernyataan resmi 49ers. "Bakatnya yang tak terbantahkan dan dominasinya di lapangan sudah terlihat sejak hari pertama ia bergabung. Ia mencatatkan salah satu musim rookie terbaik yang pernah dilihat NFL."
Smith memulai kariernya dengan gemilang. Pada musim rookie 2011, ia mencatatkan 14 karungโterbanyak kedua oleh seorang pemain baru sejak 1982โdan masuk dalam tim rookie NFL. Setahun kemudian, ia tampil di Pro Bowl dan meraih penghargaan All-Pro tim utama. Namun, kariernya mulai meredup akibat masalah di luar lapangan.
Sejak 2013, Smith berulang kali berurusan dengan hukum: ditangkap karena dugaan mengemudi dalam pengaruh alkohol (DUI), kepemilikan senjata ilegal, dan kekerasan dalam rumah tangga. Pada 2014, ia diskors karena melanggar kebijakan penyalahgunaan zat NFL, lalu dipecat oleh 49ers pada 2015 setelah penangkapan DUI lainnya.
Setelah bergabung dengan Raiders pada tahun yang sama, Smith hanya tampil sembilan kali sebelum menerima skorsing tak terbatas karena penyalahgunaan zat. Ia absen pada musim 2016 dan 2017, dan akhirnya dilepas Raiders pada 2018. Smith kembali ke NFL bersama Cowboys pada 2020, bermain sebagai starter di 16 pertandingan, lalu sempat bergabung dengan Seattle Seahawks pada 2021 tanpa pernah tampil.
Kisah Aldon Smith menjadi cermin bagi banyak atlet muda, termasuk di Indonesia, bahwa bakat luar biasa harus diimbangi dengan kedewasaan dan manajemen diri. Di tengah gempuran tekanan dan godaan dunia olahraga profesional, kasus Smith mengingatkan pentingnya dukungan mental dan pengawasan ketat terhadap kesejahteraan pemain.
Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah NFL dan tim-timnya belajar dari tragedi ini untuk memperbaiki sistem pendampingan pemain? Ataukah kisah Smith hanya akan menjadi catatan kaki lain dalam sejarah liga yang penuh kontroversi?


