Mozambik Dibantai Oman, Peluang Timnas Indonesia di FIFA Matchday Makin Terbuka
Baca dalam 60 detik
- Mozambik takluk 1-4 dari Oman dalam laga uji coba, memberi keuntungan psikologis bagi Indonesia yang akan menghadapi Mozambik.
- Meski peringkat FIFA Mozambik (101) lebih baik dari Indonesia (118), kemenangan Indonesia atas Oman (peringkat 79) menjadi tolok ukur optimisme.
- Pengamat Ronny Pangemanan mengingatkan agar skuad Garuda tidak lengah, karena Mozambik berpotensi bangkit seperti Oman setelah dikalahkan Indonesia.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/8071506/original/077274000_1780916566-20260609AA_Timnas_Indonesia_vs_Mozambik-1.JPG.jpeg)
Kekalahan telak Mozambik dari Oman dengan skor 4-1 pada laga uji coba akhir pekan lalu menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia menjelang duel FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026) malam. Hasil ini secara langsung memperbesar kans skuad Garuda untuk meraih kemenangan kedua dalam agenda pertandingan internasional tersebut.
Sehari sebelumnya, Indonesia sukses membungkam Oman dengan skor 3-0 di tempat yang sama. Kini, lawan yang akan dihadapi Rizky Ridho dan kolega justru baru saja mengalami kekalahan besar. Meski secara peringkat FIFA Mozambik masih unggul—berada di posisi 101, sedangkan Indonesia di peringkat 118—data di atas kertas menunjukkan bahwa anak asuh John Herdman memiliki peluang lebih besar. Oman yang bertengger di peringkat 79 saja mampu ditaklukkan, sehingga secara logika tim berperingkat lebih rendah pun seharusnya bisa dikalahkan.
Namun, pelatih John Herdman telah mengingatkan agar para pemain tidak meremehkan Mozambik. Tim asuhan Chiquinho Conde tetap memiliki kualitas yang bisa membuat kejutan, terutama jika Indonesia lengah. Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan, yang akrab disapa Bung Ropan, melalui kanal YouTube pribadinya menilai kemenangan Oman atas Mozambik justru menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia. "Tentunya ini menjadi suntikan semangat serta motivasi bagi seluruh pemain kita," ujarnya.
Ropan menambahkan bahwa sebelum pertandingan, staf pelatih Indonesia sempat khawatir karena belum pernah bertemu Mozambik. Namun, kekalahan Mozambik dari Oman memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kelemahan lawan. "Oman mengacak-acak Mozambik, disikat habis. Sementara Oman mendapat pukulan telak dari kita. Ini menjadi suntikan semangat," kata Ropan. Meski begitu, ia mengingatkan agar Indonesia tidak terlena. "Wajar kalau Indonesia dijagokan. Tapi tetap tidak boleh menganggap enteng, tidak boleh memandang remeh Mozambik. Semua pemain harus tetap fokus," tegasnya.
Ropan juga memprediksi akan ada rotasi pemain pada laga nanti. Pemain seperti Sandy Walsh, Rayhan Hannan, dan kiper Maarten Paes yang belum tampil penuh melawan Oman kemungkinan besar akan diturunkan. "Yang tidak tampil melawan Oman bisa saja ditampilkan melawan Mozambik. Nanti kita lihat bagaimana susunan di starting XI," ucap Ropan.
Dengan modal kemenangan atas Oman dan kelemahan Mozambik yang terekspos, Indonesia berada dalam posisi yang menguntungkan. Namun, sepak bola selalu penuh kejutan. Pertanyaannya, mampukah skuad Garuda menjaga konsistensi dan tidak terpancing euforia berlebihan? Jawabannya akan terlihat di lapangan nanti malam.



