Cedera Reno Salampessy Jadi Kekhawatiran Timnas U-19 Jelang Semifinal AFF
Baca dalam 60 detik
- Reno Salampessy mengalami cedera setelah mencetak gol ke gawang Vietnam pada laga pamungkas Grup A Piala AFF U-19 2026.
- Pelatih Nova Arianto masih memantau kondisi sang striker dan berharap pemain Persipura itu bisa tampil di semifinal.
- Garuda Muda melaju mulus ke semifinal dengan rekor sempurna tiga kemenangan, namun kehilangan Reno bisa mengganggu ketajaman lini depan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7772446/original/015588000_1780583877-timnas.jpg)
Striker Timnas Indonesia U-19, Reno Salampessy, harus ditarik keluar pada laga ketiga Grup A Piala AFF U-19 2026 setelah mengalami cedera tak lama usai membobol gawang Vietnam. Kondisi pemain Persipura Jayapura itu kini menjadi perhatian utama pelatih Nova Arianto jelang babak semifinal.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026), Reno mencetak gol untuk Garuda Muda sebelum akhirnya cedera dan digantikan. Nova Arianto mengakui belum bisa memastikan tingkat keparahan cedera yang dialami putra dari mantan bek Timnas Indonesia, Ricardo Salampessy itu. “Kami terus memantau kondisi Reno, termasuk pemain lain,” ujar Nova dalam konferensi pers usai laga.
Meski demikian, Nova optimistis Reno bisa pulih tepat waktu untuk semifinal. “Semoga kondisinya dalam keadaan baik sehingga bisa bermain lagi,” harapnya. Kehadiran Reno dinilai vital mengingat ia telah mencetak dua gol sepanjang turnamen dan menjadi salah satu ujung tombak andalan.
Performa Garuda Muda di fase grup memang impresif. Skuad asuhan Nova Arianto berhasil meraih kemenangan di semua pertandingan, termasuk saat menundukkan Vietnam dengan skor meyakinkan. Nova mengapresiasi perkembangan anak asuhnya yang terus meningkat dari laga ke laga. “Di luar kemenangan hari ini, saya senang karena pemain punya progres yang baik dari pertandingan pertama, kedua, dan ketiga,” katanya.
Namun, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai di semifinal. Lawan yang dihadapi dipastikan lebih tangguh, dan tanpa Reno, daya gedor Indonesia bisa berkurang. Nova pun menegaskan tidak ingin pemainnya terbebani status juara bertahan. Fokus utama tetap pada penyembuhan pemain dan persiapan taktik menghadapi semifinal.
Bagi sepak bola Indonesia, turnamen ini menjadi ajang pembuktian regenerasi pemain muda. Keberhasilan melaju ke semifinal dengan catatan sempurna menunjukkan perkembangan positif pembinaan usia muda. Namun, cedera Reno menjadi pengingat bahwa kedalaman skuad masih perlu diuji.
Ke depan, keputusan medis akan menentukan apakah Reno bisa diturunkan. Jika tidak, Nova harus mencari alternatif di lini depan. Pertanyaannya, mampukah Garuda Muda mempertahankan tajinya tanpa sang pencetak gol terbanyak sementara?



