Shin Tae-yong Resmi Latih Persija: Klub Terbaik di Indonesia Versi Eks Pelatih Timnas
Baca dalam 60 detik
- Shin Tae-yong resmi ditunjuk sebagai pelatih Persija Jakarta setelah lima tahun menangani Timnas Indonesia.
- Eks pelatih Timnas itu menilai Persija adalah klub terbaik di Indonesia, dengan basis suporter The Jakmania dan stadion bertaraf internasional.
- Kedatangan Shin Tae-yong diyakini akan meningkatkan daya saing Persija di BRI Super League musim depan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8062508/original/005179000_1780906904-7.jpg)
Shin Tae-yong resmi diperkenalkan sebagai pelatih Persija Jakarta pada Senin (8/6/2026), menandai babak baru bagi klub ibu kota yang tengah berambisi merebut gelar BRI Super League. Pelatih asal Korea Selatan itu mengaku sudah lama mengagumi Persija dan menilai klub tersebut layak disebut sebagai tim terbaik di Indonesia.
Keputusan Shin Tae-yong bergabung dengan Persija bukan tanpa alasan. Selama lima tahun menangani Timnas Indonesia (2020–2025), ia tinggal di Jakarta dan sering berinteraksi dengan lingkungan sepak bola ibu kota. Ia mengaku sangat mengenal Persija, mulai dari basis suporter The Jakmania hingga dua stadion utama yang menjadi markas tim, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Jakarta International Stadium (JIS).
“Sebelumnya memang melatih Timnas Indonesia selama lima tahun, jadi sangat mengenal stadion di Jakarta, seperti SUGBK dan JIS. Jadi saya paling mengenal Persija. Dan waktu itu saya merasakan juga tim Persija adalah tim terbaik di Indonesia,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers di JIS.
Meski memuji Persija, Shin Tae-yong tidak menutup mata terhadap kekuatan klub lain. Ia menyebut Persib Bandung, Borneo FC, dan Bali United sebagai pesaing serius di BRI Super League. Namun, ia optimistis Persija memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi, terutama setelah menjalin komunikasi intensif dengan manajemen klub.
“Memang banyak tim yang bagus di Super League, seperti Persib Bandung, Persija, Borneo FC, dan Bali United. Tetapi dengan adanya meeting dengan pihak Persija, jadi ingin menantang di Super League Indonesia, mau itu secara prestasi maupun sistem, dan ingin membantu juga, serta ingin mengembangkan lebih lagi perkembangan sepak bola Indonesia,” terang Shin Tae-yong.
Kedatangan Shin Tae-yong diharapkan membawa angin segar bagi Persija yang musim lalu tampil kurang konsisten. Pengalamannya menangani tim nasional, termasuk membawa Indonesia ke semifinal Piala Asia 2023, menjadi modal berharga. Shin Tae-yong juga dikenal sebagai pelatih yang disiplin dan mampu membangun mental juara, sesuatu yang dibutuhkan Persija untuk kembali ke puncak.
Pertanyaan besarnya, akankah Shin Tae-yong mampu mengulang suksesnya bersama Timnas Indonesia di level klub? Dengan dukungan The Jakmania dan infrastruktur yang memadai, Persija berpeluang besar menjadi kuda hitam musim depan. Namun, persaingan ketat dengan Persib dan Borneo FC akan menjadi ujian pertama bagi pelatih berusia 55 tahun itu.



