Negosiasi di Balik Layar: De Laurentiis Hubungi Presiden Milan soal Allegri
Baca dalam 60 detik
- Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, menghubungi langsung Paolo Scaroni untuk mempercepat penyelesaian kontrak Allegri dengan AC Milan.
- Allegri telah sepakat menangani Napoli dengan gaji β¬4,5 juta per musim, namun masih terikat kontrak hingga 2027 dan menuntut pesangon.
- Milan optimistis kesepakatan dengan Allegri tinggal menunggu waktu, sementara Napoli enggan terlibat dalam sengketa internal Rossoneri.

Kepindahan Massimiliano Allegri ke Napoli memasuki babak baru setelah pemilik klub, Aurelio De Laurentiis, secara langsung menghubungi Presiden AC Milan, Paolo Scaroni. Langkah ini diambil untuk memperoleh kepastian terkait status kontrak pelatih asal Tuscany yang masih terikat dengan Rossoneri hingga 2027.
Allegri dipecat Milan pada akhir musim lalu setelah gagal membawa tim lolos ke Liga Champions. Meski demikian, kontraknya belum diputus secara resmi, sehingga ia masih berstatus sebagai pelatih Milan. Situasi ini menjadi penghalang bagi Allegri untuk resmi menangani Napoli, meski kesepakatan personal telah tercapai.
Menurut laporan Il Mattino yang dikutip TMW, De Laurentiis menelepon Scaroni untuk menanyakan perkembangan negosiasi antara Milan dan Allegri. Scaroni disebut meyakinkan bahwa penyelesaian kontrak sang pelatih hanya masalah waktu. Sementara itu, De Laurentiis menegaskan bahwa Napoli tidak ingin ikut campur dalam perselisihan internal Milan dengan mantan pelatihnya.
Bagi pengamat sepak bola Italia, situasi ini mencerminkan kompleksitas hubungan kontrak di Serie A. Allegri, yang pernah membawa Juventus ke final Liga Champions, dianggap sebagai sosok tepat untuk membangkitkan Napoli setelah kepergian pelatih sebelumnya. Namun, sengketa dengan Milan membuat proses perekrutan tertunda.
Di Indonesia, perkembangan ini menarik perhatian penggemar Serie A yang menantikan persaingan musim depan. Jika Allegri resmi menangani Napoli, persaingan di papan atas akan semakin ketat, mengingat reputasinya sebagai pelatih berpengalaman. Namun, kegagalan Milan mencapai Liga Champions juga menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, tentang pentingnya manajemen kontrak yang jelas.
Para analis menilai bahwa Milan seharusnya segera menyelesaikan masalah ini untuk menghindari gangguan pada persiapan musim baru. Sementara itu, Napoli tampak sabar menunggu, namun tekanan dari suporter bisa meningkat jika proses ini berlarut-larut.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah: akankah Milan memberikan pesangon penuh kepada Allegri, atau justru memilih jalur hukum? Keputusan ini akan menentukan tidak hanya masa depan Allegri, tetapi juga hubungan kedua klub di bursa transfer selanjutnya.



