Aquilani Pilih Sassuolo, Torino Beralih ke Abate: Perburuan Pelatih Serie B Memanas
Baca dalam 60 detik
- Alberto Aquilani dikabarkan sepakat secara personal dengan Sassuolo, meninggalkan Torino yang kini mengincar Ignazio Abate.
- Keputusan Aquilani didorong oleh kesuksesannya membawa Catanzaro ke final play-off Serie B musim lalu.
- Torino memiliki opsi cadangan seperti Eusebio Di Francesco dan Ivan Juric jika negosiasi dengan Abate gagal.

Perburuan pelatih di kasta kedua Liga Italia, Serie B, memasuki babak baru. Alberto Aquilani, mantan gelandang Liverpool yang kini meniti karier kepelatihan, dikabarkan memilih menangani Sassuolo, meninggalkan Torino yang harus mencari alternatif lain. Situasi ini memicu pergerakan cepat di bursa pelatih, dengan Ignazio Abate menjadi kandidat utama untuk kursi panas di Torino.
Menurut laporan Sportitalia dan Sky Sport Italia, negosiasi antara Aquilani dan Sassuolo telah mencapai tahap kesepakatan personal. Mantan pemain yang sempat membela Sassuolo sebagai pemain itu dianggap cocok dengan filosofi klub yang mengedepankan pengembangan pemain muda. Aquilani sebelumnya sukses membesut Catanzaro hingga ke final play-off promosi Serie B, meski akhirnya kalah tipis dari Monza. Prestasi itu membuat namanya melambung di kalangan klub-klub Italia.
Di sisi lain, Torino yang sempat menjadi pesaing utama untuk mendapatkan tanda tangan Aquilani, kini harus mengalihkan fokus. Klub asal Piedmont itu dikabarkan sudah lelah menunggu keputusan Aquilani dan kini bergerak cepat untuk merekrut Ignazio Abate, pelatih Juve Stabia yang juga memiliki reputasi bagus di Serie B. Abate, mantan bek AC Milan, dianggap sebagai pilihan realistis dengan gaya kepelatihan yang pragmatis.
Keputusan Aquilani memilih Sassuolo bukan tanpa alasan. Klub yang berbasis di Emilia-Romagna itu dikenal sebagai salah satu akademi terbaik di Italia, dengan tradisi mempromosikan pemain muda ke tim utama. Aquilani, yang pernah menangani tim muda Fiorentina, dipandang sebagai figur yang tepat untuk melanjutkan proyek tersebut. Sementara itu, Torino mungkin harus bersiap menghadapi persaingan ketat jika Abate juga memiliki tawaran dari klub lain.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika bursa pelatih Serie B ini menarik karena beberapa pemain Indonesia pernah merumput di liga tersebut, meski tidak secara langsung terkait. Namun, persaingan antara Sassuolo dan Torino mencerminkan betapa kompetitifnya kasta kedua Italia, yang kerap menjadi batu loncatan bagi pelatih muda berbakat. Aquilani, misalnya, bisa menjadi contoh bagaimana mantan pemain top Eropa bertransisi ke dunia kepelatihan.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Aquilani mampu membawa Sassuolo kembali ke Serie A? Atau justru Torino yang akan lebih sukses dengan Abate? Persaingan di Serie B musim depan diprediksi akan semakin sengit, dengan beberapa klub besar seperti Palermo dan Bari juga berambisi promosi. Keputusan Aquilani dan Abate akan menjadi salah satu faktor penentu.



