PIF Restui Langkah Newcastle: Siap Tebus Bek Serie A Seharga £43 Juta
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United mendapat lampu hijau dari Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi untuk menggelontorkan dana €50 juta demi mendatangkan bek kanan Cagliari, Marco Palestra.
- Pembelian ini dipicu oleh potensi hengkangnya Tino Livramento ke Arsenal atau Lewis Hall ke Manchester United, yang memaksa The Magpies mencari pengganti di posisi full-back.
- Palestra dinilai sebagai peningkatan instan dibanding Livramento berkat kemampuannya bermain di kedua sisi pertahanan dan keandalan saat tanpa bola.

Newcastle United dikabarkan telah mendapatkan persetujuan penuh dari pemiliknya, Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, untuk mengajukan tawaran besar kepada Cagliari demi mengamankan jasa bek kanan Marco Palestra. Langkah ini menjadi sinyal bahwa musim panas di St James' Park akan kembali diwarnai pergerakan signifikan, setelah sebelumnya The Magpies sukses mendatangkan kiper muda Ewen Jaouen.
Menurut laporan Corriere dello Sport yang dikutip Sport Witness, Newcastle telah menggelar pembicaraan "signifikan" dengan agen Palestra dan siap memenuhi banderol €50 juta (sekitar £43 juta) yang dipasang Cagliari. Angka tersebut menjadikan Palestra sebagai salah satu target termahal Newcastle di bursa transfer musim panas ini, sekaligus menimbulkan spekulasi bahwa salah satu bek sayap utama mereka akan segera angkat kaki.
Kepergian Anthony Gordon awal musim panas lalu memicu efek domino di lini belakang. Tino Livramento, yang sempat dikaitkan dengan Arsenal musim lalu, kembali menjadi incaran klub-klub papan atas Premier League. Bahkan, rumor menyebut Livramento telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Arsenal, membuat Newcastle berada dalam posisi waspada. Sementara itu, Lewis Hall juga menjadi sorotan setelah Manchester United menunjukkan minat serius. Kehilangan salah satu dari mereka tentu menjadi pukulan berat, terutama setelah Newcastle gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Palestra, yang dijuluki "excellent" oleh pemandu bakat U-23 Antonio Mango, menawarkan fleksibilitas tinggi karena mampu bermain di kedua sisi pertahanan. Kemampuannya dalam bertahan dinilai lebih matang dibanding Livramento, sehingga ia diproyeksikan sebagai peningkatan langsung jika Livramento benar-benar hengkang. Dengan pengalamannya di Serie A, Palestra diharapkan mampu memberikan stabilitas yang dibutuhkan Eddie Howe di lini belakang.
Keputusan Newcastle untuk menggelontorkan dana besar di tengah ketidakpastian finansial klub menunjukkan ambisi mereka untuk tetap kompetitif meskipun tanpa Liga Champions. Namun, langkah ini juga memunculkan pertanyaan: apakah pengorbanan melepas pemain muda potensial seperti Livramento atau Hall sebanding dengan kedatangan Palestra? Terlebih, bursa transfer musim panas ini menjadi ujian bagi direktur olahraga baru Ross Wilson, yang ingin mengubah kebiasaan klub yang kerap berbelanja di menit-menit akhir.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Newcastle di bursa transfer selalu menarik dicermati. Klub yang dimiliki konsorsium PIF ini kerap menjadi barometer belanja pemain di Premier League. Jika Palestra resmi berseragam hitam-putih, ia akan menjadi pemain Italia pertama yang memperkuat Newcastle sejak Fabrizio Ravanelli pada era 1990-an. Pertanyaan selanjutnya: akankah langkah ini membawa Newcastle kembali ke papan atas, atau justru menjadi bumerang karena kehilangan aset muda berharga?



