Arsenal Siapkan Dana Rp2 Triliun untuk Morgan Rogers, Gelandang Masa Depan ala Aaron Ramsey
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan siap menggelontorkan dana hingga £100 juta untuk memboyong Morgan Rogers dari Aston Villa pada bursa transfer musim panas ini.
- Gelandang berusia 23 tahun itu dinilai memiliki profil ideal sebagai penerus Aaron Ramsey, dengan kemampuan menyerang dan bertahan yang seimbang.
- Persaingan ketat dengan Chelsea dan Manchester City diprediksi mewarnai perburuan tanda tangan pemain yang disebut-sebut sebagai salah satu gelandang terbaik Premier League saat ini.

Arsenal dikabarkan semakin serius dalam perburuan tanda tangan Morgan Rogers, gelandang serang Aston Villa yang dihargai sekitar £100 juta atau setara Rp2 triliun. Langkah ini menjadi sinyal ambisi The Gunners untuk mempertahankan supremasi di Premier League setelah musim lalu berhasil mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun.
Menurut laporan TEAMtalk, Arsenal harus bersaing dengan Chelsea dan Manchester City untuk mendapatkan jasa pemain berusia 23 tahun tersebut. Rogers sendiri dikabarkan terbuka untuk meninggalkan Villa Park musim panas ini, terutama setelah Aston Villa berhasil meraih tiket Liga Champions dan gelar Europa League. Namun, manajemen Villa dipastikan akan bermain keras dengan banderol selangit yang dipasang.
Jika transfer ini terwujud, Rogers diyakini akan menjadi elemen kunci dalam skema Mikel Arteta. Gelandang bertubuh atletis ini dikenal mampu memadukan permainan ofensif yang tajam dengan kontribusi defensif yang solid—kombinasi yang mengingatkan pada sosok Aaron Ramsey di masa jayanya. Ramsey, yang kini telah pensiun, mencatatkan 64 gol dan 60 assist dalam 369 penampilan bersama Arsenal, serta memenangkan tiga Piala FA.
Rogers dinilai memiliki kemampuan unik dalam membongkar pertahanan rapat lawan, menusuk ke area berbahaya, serta disiplin dalam melakukan tekel dan intersepsi. Karakteristik ini membuatnya cocok dengan sistem Arteta yang menuntut pressing tinggi dan transisi cepat. Kehadirannya juga akan memberikan variasi serangan berbeda dibandingkan Martin Odegaard atau Eberechi Eze, terutama saat ditempatkan di sisi kiri.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Arsenal di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Klub-klub Premier League kerap menjadi barometer bagi perkembangan sepak bola Tanah Air, baik dari sisi taktik maupun investasi pemain. Jika Arsenal berhasil mendatangkan Rogers, hal itu bisa memicu diskusi tentang bagaimana klub-klub besar Eropa membangun skuad jangka panjang—sebuah pelajaran berharga bagi klub-klub Indonesia yang mulai serius dalam manajemen skuad.
“Rogers adalah pemain kelas dunia di atas bola,” ujar jurnalis Graeme Bailey, menegaskan kualitas individu yang dimiliki gelandang muda tersebut.
Dengan status juara Premier League yang baru diraih, Arsenal kini berada dalam posisi tawar yang kuat untuk menarik pemain top. Namun, pertanyaan besarnya adalah: apakah Arteta dan tim manajemen mampu menyelesaikan kesepakatan ini di tengah persaingan ketat dan harga yang selangit? Atau justru akan ada kejutan di menit-menit akhir bursa transfer?



