Perburuan Bakat Italia: Newcastle dan Bournemouth Incar Kepala Pencari Bakat Torino
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United dan Bournemouth dilaporkan mendekati Enrico Paresce, kepala pencari bakat Torino yang berjasa mendatangkan Theo Hernandez ke AC Milan.
- Paresce, yang baru berusia 40 tahun, memiliki rekam jejak impresif di Serie A dan Ligue 1, termasuk menjabat direktur pencarian bakat di Stade Rennes.
- Kedekatan Paresce dengan direktur olahraga Bournemouth, Tiago Pinto, sejak di Roma menjadi faktor kunci dalam negosiasi potensial.

Dua klub Premier League, Newcastle United dan Bournemouth, dikabarkan telah mendekati Enrico Paresce, kepala pencari bakat Torino yang dikenal jeli menemukan pemain-pemain top Eropa. Langkah ini menandai semakin agresifnya klub-klub Inggris dalam merekrut talent scout Italia yang terbukti mampu membaca potensi pemain muda.
Menurut jurnalis Corriere dello Sport dan Teleradiostereo, Eleonora Trotta, kedua klub telah menanyakan ketersediaan Paresce yang baru genap berusia 40 tahun pada Maret lalu. Meski usianya relatif muda, karier Paresce di dunia pencarian bakat sudah panjang dan gemilang, membentang dari Italia hingga Prancis.
Paresce memulai kariernya sebagai talent scout di Roma, Spezia, Siena, dan Milan. Di AC Milan, ia memberikan rekomendasi krusial yang mengarah pada perekrutan bek kiri Theo Hernandez, yang kemudian menjadi pilar utama Rossoneri. Sementara di Roma, ia berjasa mendatangkan kiper Mile Svilar. Pengalamannya di dua klub besar Italia itu menjadi modal berharga.
Pada musim 2024-2025, Paresce dipromosikan menjadi direktur pencarian bakat di klub Ligue 1, Stade Rennes. Namun, ia kembali ke Italia pada musim panas lalu untuk mengisi posisi yang sama di Torino. Kepulangannya ke Serie A tak lepas dari reputasinya yang solid dalam mengidentifikasi talenta muda.
Faktor penting lainnya adalah kedekatan Paresce dengan direktur olahraga Bournemouth, Tiago Pinto. Keduanya pernah bekerja sama di Roma, sehingga komunikasi dan kepercayaan sudah terbangun. Hal ini bisa menjadi keunggulan bagi Bournemouth dalam perburuan, meski Newcastle United juga tak mau ketinggalan dan dikabarkan sangat menginginkan kemampuan pencarian bakat Paresce.
Bagi klub-klub Premier League, memiliki jaringan scouting yang kuat di Italia dan Eropa menjadi krusial di tengah persaingan transfer yang semakin ketat. Paresce, dengan jejaknya yang terbukti, dinilai mampu memberikan nilai tambah dalam merekrut pemain-pemain potensial dengan harga yang lebih efisien.
Ke depannya, keputusan Paresce akan menarik dicermati: apakah ia akan kembali merantau ke Inggris atau tetap bertahan di Torino? Jawabannya bisa memengaruhi strategi transfer kedua klub Premier League dalam beberapa bursa mendatang.



