Sunderland Incar Bintang Muda Barcelona, Roony Bardghji: Langkah Berani Menuju Eropa
Baca dalam 60 detik
- Sunderland dikabarkan telah melakukan pendekatan untuk merekrut Roony Bardghji dari Barcelona, dengan harga yang disebut lebih murah dari ekspektasi.
- Pemain sayap berusia 20 tahun itu dijuluki 'mirip Lamine Yamal' oleh direktur olahraga Barcelona, Deco, dan menempati persentil 94,4% dalam dribel La Liga musim ini.
- Jika transfer berhasil, Bardghji bisa menjadi amunisi baru Sunderland yang musim depan akan berlaga di kompetisi Eropa setelah finis ketujuh Premier League.

Sunderland, yang musim depan akan kembali merasakan atmosfer kompetisi Eropa, dikabarkan serius memburu pemain sayap Barcelona, Roony Bardghji. Klub asal Inggris itu telah melakukan kontak awal dengan raksasa Catalan untuk mengamankan jasa pemain Swedia berusia 20 tahun tersebut.
Menurut laporan TEAMtalk, Sunderland menjadi salah satu dari beberapa klub Premier League, termasuk Leeds United, Aston Villa, dan Everton, yang telah menanyakan ketersediaan Bardghji. Barcelona, yang baru merekrutnya setahun lalu, dilaporkan lebih memilih melepasnya secara permanen ketimbang meminjamkan, meskipun sang pemain sempat menyatakan keinginan untuk pergi dengan status pinjaman.
Langkah ini menandai ambisi besar Sunderland yang hanya dalam waktu satu tahun setelah promosi berhasil finis di posisi ketujuh Premier League—sebuah pencapaian yang mengantarkan mereka ke kualifikasi Liga Europa. Manajemen klub di Wearside tampaknya tidak ingin berpuas diri dan berencana memperkuat skuad agar bisa bersaing di dua ajang sekaligus.
Bardghji digambarkan sebagai pemain sayap yang berani, lincah, dan mampu memberikan dinamika baru. Gaya bermainnya yang eksplosif kontras dengan kecenderungan Premier League yang belakangan lebih pragmatis. Menurut analis, kehadirannya bisa menjadi jawaban bagi Sunderland yang membutuhkan kreativitas tambahan di lini depan, sekaligus mengancam posisi Enzo Le Fee di bawah asuhan pelatih Le Bris.
Dari sudut pandang Indonesia, pergerakan Sunderland di bursa transfer ini menarik untuk dicermati. Klub-klub Eropa kini semakin berani merekrut pemain muda berbakat dari akademi Barcelona, yang sebelumnya jarang terjadi. Ini bisa menjadi sinyal positif bagi pemain muda Indonesia yang bercita-cita menembus klub top Eropa—bahwa peluang selalu ada jika talenta dan kerja keras seimbang.
Bardghji sendiri baru menjalani satu musim di Spanyol setelah direkrut dari FC Copenhagen. Meski menit bermainnya terbatas, statistik dribelnya yang impresif menunjukkan potensi besar. Jika Sunderland berhasil mengamankan jasanya, ia diprediksi akan mendapatkan menit bermain yang cukup di Wearside, sesuatu yang mungkin sulit ia dapatkan di Barcelona yang penuh bintang.
Pertanyaan besarnya, akankah Bardghji mampu beradaptasi dengan kerasnya Premier League dan membawa Sunderland bersaing di Eropa? Atau justru ia akan menjadi investasi jangka panjang yang baru terbayar beberapa musim mendatang? Yang jelas, langkah Sunderland ini patut diapresiasi sebagai upaya membangun skuad berkelas Eropa tanpa melupakan pengembangan pemain muda.



