Winger PSIM Riyatno Abiyoso Viral Usai Bagikan Aktivitas Bertani dan Memancing di Kampung Halaman
Baca dalam 60 detik
- Pemain sayap PSIM Yogyakarta, Riyatno Abiyoso, menjadi perbincangan setelah video dirinya menyemprot tanaman di sawah viral di media sosial.
- Di luar rutinitas sepak bola, Abiyoso mengisi jeda kompetisi dengan bertani dan memancing, menunjukkan sisi lain pesepak bola profesional.
- Video yang awalnya diunggah di platform dengan jangkauan terbatas justru mendapat respons besar, mengejutkan sang pemain.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511046/original/065039300_1771865641-IMG_0879.jpeg)
Jeda kompetisi Liga 2 musim ini dimanfaatkan winger PSIM Yogyakarta, Riyatno Abiyoso, untuk pulang ke kampung halamannya di Purworejo, Jawa Tengah. Namun, aktivitasnya yang jauh dari lapangan hijau justru mencuri perhatian publik setelah video dirinya merawat tanaman pribadi viral di media sosial.
Dalam unggahan yang beredar, Abiyoso tampak mengenakan pakaian sederhana sambil menggendong tangki semprot di bawah terik matahari—pemandangan yang jarang terlihat dari seorang pesepak bola profesional. Video tersebut sontak menuai decak kagum dari netizen, khususnya pendukung PSIM yang terbiasa melihat aksinya di lapangan.
Abiyoso mengaku tidak menyangka video yang ia bagikan mendapat respons sebesar itu. "Kemarin sebenarnya iseng-iseng saja upload video pas lagi mau nyemprot obat insektisida pagi-pagi. Kan di situ ada sawah, tapi yang tak semprot beberapa tanamanku kayak alpukat, durian, sama mangga. Kebetulan punya pribadi," ujarnya kepada Bola.com, Kamis (4/6/2026).
Pemain kelahiran 18 Januari 1999 itu sengaja memilih platform dengan jangkauan lebih kecil—TikTok—agar tidak banyak yang tahu. "Sengaja tak upload di TikTok karena enggak sebanyak di Instagram pengikutnya, biar enggak banyak orang tahu. Ternyata malah ramai yang nonton," ungkapnya sambil tertawa.
Tak hanya bertani, mantan pemain Persik Kediri tersebut juga gemar memancing. Aktivitas ini ia lakukan bersama teman-teman di kampung halaman sebagai pelepas penat. "Kalau mancing di mana saja sih kayak kali, muara gitu, sedapatnya ikan. Ya buat senang-senang saja sama teman-teman," tutur mantan pemain Persela Lamongan itu.
Saat dihubungi pada Kamis sore, Abiyoso bahkan sedang menjalani hobinya tersebut. "Bentar ya mbak, lagi sambil mancing," katanya, dan sore itu ia berhasil mendapatkan ikan nila.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pesepak bola Indonesia tidak melulu hidup di lingkungan glamor. Banyak pemain yang tetap dekat dengan akar pedesaan dan memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan produktif. Hal ini sekaligus mengingatkan bahwa profesi atlet tidak menghalangi seseorang untuk menjalani kehidupan sederhana dan dekat dengan alam.
Ke depan, apakah tren pesepak bola yang aktif di sektor agraris akan semakin banyak terlihat? Ataukah ini hanya sekadar pelarian dari hiruk-pikuk kompetisi? Yang jelas, Abiyoso telah membuktikan bahwa di luar lapangan, ia tetaplah seorang petani dan pemancing sejati.



