Arsenal Berburu 'Declan Rice Baru' dari Lille, Tawaran Perdana Ditolak
Baca dalam 60 detik
- Arsenal mengajukan tawaran £52 juta untuk gelandang Lille Ayoub Bouaddi, namun ditolak klub Ligue 1 tersebut.
- Bouaddi, 18 tahun, disebut sebagai calon Declan Rice baru berkat kemampuan progresif membawa bola dan duel yang impresif.
- The Gunners perlu menambah dana sekitar £10 juta untuk mengamankan tanda tangan pemain yang juga diburu Liverpool, MU, Chelsea, dan Real Madrid.

Arsenal kembali mengincar gelandang muda berbakat untuk memperkuat lini tengah mereka. Setelah sukses mendatangkan Declan Rice tiga tahun lalu, The Gunners kini membidik Ayoub Bouaddi, gelandang Lille yang disebut-sebut sebagai 'Declan Rice kedua'. Klub asal London Utara itu telah mengajukan tawaran perdana senilai £52 juta, namun ditolak oleh klub Ligue 1 tersebut.
Menurut laporan Africa Foot, Arsenal telah lama memantau perkembangan Bouaddi. Namun, tawaran awal mereka belum cukup untuk memboyong pemain berusia 18 tahun itu ke Emirates. Lille dikabarkan meminta tambahan sekitar £10 juta agar negosiasi bisa berlanjut. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi direktur olahraga Andrea Berta yang tengah merancang belanja pemain musim panas.
Kebutuhan Arsenal akan gelandang baru muncul setelah performa Martin Zubimendi dan Christian Norgaard yang kurang memuaskan. Zubimendi, yang semula menjadi andalan, mulai kehilangan tempat di akhir musim dan digantikan oleh Myles Lewis-Skelly. Sementara Norgaard hanya tampil sebagai starter dalam satu pertandingan Premier League sepanjang musim. Meski Lewis-Skelly tampil impresif, Arteta tetap menginginkan kedalaman skuad yang lebih baik.
Bouaddi, yang melakukan debut di usia 16 tahun 3 bulan, digambarkan sebagai gelandang bertipe petarung dengan postur tinggi 6 kaki 1 inci. Pramuka Como, Ben Mattinson, memuji kemampuannya dalam memenangkan duel berkat jangkauan kaki panjang dan antisipasi yang tajam. "Kakinya yang panjang memberinya jangkauan lebih baik dalam tekel, dan ia mampu mempersempit ruang lawan dengan cepat," ujar Mattinson. Ia juga menilai Bouaddi bisa dimainkan sebagai gelandang serang (box-crashing 8) berkat ketenangan dan kemampuannya membawa bola.
Persaingan merebut Bouaddi dipastikan ketat. Liverpool, Manchester United, Chelsea, dan Real Madrid turut memantau situasi pemain Timnas Maroko itu. Arsenal harus bergerak cepat jika ingin mengamankan salah satu talenta muda terbaik Eropa saat ini. Dengan harga yang masih lebih murah dibandingkan alternatif lain seperti Mateus Fernandes (£80 juta) atau Sandro Tonali (£100 juta), Bouaddi bisa menjadi investasi jangka panjang yang cerdas.
Bagi Arsenal, merekrut Bouaddi bukan hanya soal menambah opsi di lini tengah, tetapi juga mempersiapkan masa depan. Dengan tiga gelandang senior yang sudah ada, kehadiran pemain muda berpotensi tinggi bisa menjadi fondasi tim untuk tahun-tahun mendatang. Pertanyaannya, akankah Arsenal bersedia menaikkan tawaran atau justru beralih ke target lain?



