Beerensteyn: Belanda Wajib Menang Dua Laga untuk Tiket Piala Dunia 2027
Baca dalam 60 detik
- Penyerang Belanda Lineth Beerensteyn menegaskan timnya harus meraih dua kemenangan di laga kualifikasi terakhir untuk lolos langsung ke Piala Dunia Wanita 2027.
- Belanda saat ini memuncaki Grup A2 setelah mengalahkan Prancis dua kali pada April, namun masih menghadapi ujian berat melawan Irlandia dan Polandia.
- Beerensteyn mengakui perannya semakin bertanggung jawab di bawah pelatih baru Arjan Veurink, dengan gaya bermain dinamis yang memberi kebebasan bagi para penyerang.
Penyerang tim nasional Belanda, Lineth Beerensteyn, menegaskan bahwa timnya harus mengerahkan seluruh kemampuan—dan lebih dari itu—jika ingin mengamankan tiket langsung ke Piala Dunia Wanita FIFA 2027 Brasil. Dalam dua laga kualifikasi UEFA terakhir, OranjeLeeuwinnen akan bertandang ke markas Republik Irlandia di Cork pada Jumat (5/6) sebelum menjamu Polandia empat hari kemudian. Saat ini Belanda memuncaki Grup A2, namun keunggulan tipis membuat dua pertandingan ini menjadi penentu.
Laga sebelumnya melawan Irlandia di kandang sendiri pada Maret lalu menjadi gambaran betapa ketatnya grup ini. Saat itu Beerensteyn menjadi bintang dengan dua golnya yang membawa Belanda menang 2-1, tetapi pertandingan berlangsung sengit hingga menit akhir. Kini giliran mereka yang menjadi tamu di Cork, dan Beerensteyn sadar bahwa lawan pasti sudah mempersiapkan strategi berbeda. "Mereka tahu cara kami bermain, dan mereka pasti belum melupakan laga terakhir," ujarnya dalam wawancara dengan FIFA.
Bagi Beerensteyn, pekan ini bukan sekadar dua pertandingan internasional biasa. Tiket langsung ke Piala Dunia menjadi taruhan utama. Jika Belanda mampu memenangi kedua laga, mereka otomatis menjadi juara grup tanpa perlu melalui babak play-off. "Kami semua tahu bahwa jika menang dua kali, kami akan juara grup. Itu target kami, tapi kami sadar tidak akan mudah. Kami harus fokus dulu ke Irlandia, baru setelah itu Polandia," tegas pemain berusia 28 tahun itu.
Perubahan gaya bermain di bawah pelatih Arjan Veurink turut memengaruhi performa tim. Beerensteyn mengakui bahwa skema permainan kini lebih dinamis, dengan para pemain depan diberi kebebasan bergerak di tiga posisi lini serang. "Jika saya mulai di kanan, saya bisa muncul di kiri atau masuk ke tengah. Kami punya banyak kebebasan dan bisa berputar selama pertandingan. Bek sayap juga naik tinggi, jadi ini gaya modern," jelasnya. Peran Beerensteyn sendiri tidak banyak berubah, namun ia merasa tanggung jawabnya semakin besar. "Saya sudah memiliki itu dalam diri saya, tapi sekarang semakin keluar dengan tim pelatih baru. Saya bangga," tambahnya.
Bagi pemain yang sudah membela timnas selama sepuluh tahun dan akan merayakan caps ke-125, lolos ke Piala Dunia adalah mimpi yang terus diperjuangkan. "Bermain di turnamen bersama tim nasional adalah hal terbaik yang bisa dialami pemain. Piala Dunia itu sesuatu yang istimewa, dan akan fantastis jika kami lolos langsung. Itu artinya kami bisa menggunakan bulan-bulan ke depan untuk berkembang dan mencoba hal-hal baru," ungkap Beerensteyn. Dengan dua laga penuh tekanan di depan, mampukah Belanda mempertahankan konsistensi dan mengamankan tiket ke Brasil?

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7853796/original/052894400_1780677622-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-1.JPG.jpeg)

