Italia Uji Coba Lawan Luksemburg: Ndour Pakai Nomor 10, Esposito Kenakan 9
Baca dalam 60 detik
- Timnas Italia akan menghadapi Luksemburg dalam laga uji coba di bawah asuhan pelatih interim Silvio Baldini.
- Cher Ndour mendapat nomor punggung 10, sementara Francesco Pio Esposito menggunakan nomor 9 sebagai ujung tombak.
- Skuad didominasi pemain muda dan belum pernah tampil di level senior, dengan Gianluigi Donnarumma sebagai kapten.

Tim nasional Italia akan menjalani laga persahabatan melawan Luksemburg pada Rabu malam (19.45 waktu Inggris) di Stadion Stade de Luxembourg, dengan skuad yang sarat wajah baru dan beberapa pemain muda berbakat. Pelatih interim Silvio Baldini, yang naik dari tim U-21 setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri, memberikan kepercayaan kepada Cher Ndour untuk mengenakan nomor punggung 10 yang legendaris, sementara striker Inter Milan Francesco Pio Esposito mendapat nomor 9.
Pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan Italia menuju kualifikasi Piala Dunia 2026, meski tanpa banyak pemain senior. Baldini memanggil 23 pemain, mayoritas belum pernah tampil di tim utama, termasuk beberapa nama yang bermain di klub-klub Eropa seperti Borussia Dortmund dan Fiorentina. Gianluigi Donnarumma, kiper Manchester City, tetap menjadi kapten dan menjadi satu-satunya pemain dengan caps tinggi di skuad ini.
Pemberian nomor 10 kepada Ndour, gelandang Fiorentina berusia 20 tahun, menarik perhatian karena nomor tersebut identik dengan pemain-pemain besar Italia seperti Roberto Baggio dan Francesco Totti. Ndour sendiri sudah terbiasa dengan nomor itu di level U-21. Sementara Esposito, yang musim lalu dipinjamkan ke Spezia, diharapkan menjadi ujung tombak utama setelah mencetak beberapa gol di Serie B.
Di lini belakang, Baldini memanggil beberapa bek muda seperti Honest Ahanor (Atalanta) dan Fabio Chiarodia (Borussia Mönchengladbach). Sementara di lini tengah, ada nama Niccolò Pisilli (Roma) dan Luca Lipani (Sassuolo). Di lini depan, selain Esposito, ada Francesco Camarda (Lecce) yang masih berusia 17 tahun dan Luca Koleosho (Paris FC) yang pernah membela timnas Italia U-21.
Bagi Indonesia, laga ini bisa menjadi referensi bagaimana Italia mulai meremajakan skuadnya. Dengan banyak pemain muda yang mendapat kesempatan, Italia menunjukkan keseriusan dalam membangun tim jangka panjang. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi timnas Indonesia yang juga tengah dalam proses regenerasi. Pertandingan melawan Luksemburg akan menjadi ujian pertama bagi Baldini sebelum menghadapi Yunani pada Minggu mendatang.
“Ini adalah kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di level internasional. Kami tidak hanya bermain untuk hasil, tetapi juga untuk masa depan,” ujar Baldini dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
Dengan komposisi skuad yang minim pengalaman, Italia diprediksi akan tampil menekan namun tetap waspada terhadap serangan balik Luksemburg. Pertanyaan besarnya, apakah para pemain muda ini mampu memanfaatkan momen untuk merebut tempat di tim utama? Atau justru akan menjadi batu loncatan bagi Baldini untuk mempertahankan posisinya sebagai pelatih tetap?



