Liverpool Incar Bek PSG Favorit Iraola, Negosiasi Awal Sudah Dimulai
Baca dalam 60 detik
- Liverpool telah melakukan pembicaraan awal dengan PSG untuk merekrut Illia Zabarnyi, bek tengah yang sangat dihargai oleh calon pelatih baru Andoni Iraola.
- Kedekatan Iraola dengan Zabarnyi sejak masa di Bournemouth menjadi faktor kunci, dengan sang pelatih pernah menyebutnya sebagai pemain yang 'sangat mudah dilatih'.
- Transfer ini dipandang sebagai langkah strategis Liverpool untuk meremajakan lini pertahanan setelah kepergian Ibrahima Konate ke Real Madrid.

Liverpool dikabarkan telah mengadakan pembicaraan awal dengan Paris Saint-Germain (PSG) untuk merekrut Illia Zabarnyi, bek tengah asal Ukraina yang menjadi favorit calon pelatih anyar The Reds, Andoni Iraola. Langkah ini menjadi sinyal bahwa klub Merseyside tersebut serius membangun skuad untuk musim depan di tengah pergantian kursi pelatih.
Menurut laporan DaveOCKOP, Liverpool sudah menjajaki kemungkinan transfer pemain berusia 23 tahun itu pada bursa musim panas mendatang. Meski belum ada negosiasi formal, sumber internal menyebut ketertarikan ini cukup serius. Zabarnyi sendiri baru bergabung dengan PSG dari Bournemouth pada musim panas lalu dengan nilai transfer mencapai Β£57 juta.
Andoni Iraola, yang kini menjadi kandidat terkuat pengganti Arne Slot di Anfield, memiliki hubungan istimewa dengan Zabarnyi. Keduanya pernah bekerja sama di Bournemouth, di mana bek tengah tersebut menjadi pilar utama di lini belakang. Iraola bahkan pernah melontarkan pujian tinggi kepada Zabarnyi dalam wawancara dengan Daily Echo pada 2025.
βZaba bagi saya bahkan lebih mudah dijelaskan. Saya tidak yakin apakah kami pernah menggantinya satu menit pun selama saya di sini. Itu menunjukkan betapa besarnya kepercayaan kami padanya. Dia pemain yang sangat mudah dilatih, penuh perhatian, dan datang setiap hari dengan sikap luar biasa. Saya mencintainya secara pribadi dan sebagai pemain,β ujar Iraola.
Kedekatan ini menjadi nilai tambah dalam rencana Liverpool. Iraola diyakini akan membawa filosofi permainan yang membutuhkan bek tengah yang tenang dalam penguasaan bola, kuat dalam duel udara, dan nyaman bertahan di ruang luas β semua kualitas yang dimiliki Zabarnyi. Selama di Bournemouth, pemain yang dijuluki 'luar biasa' itu tampil konsisten dan membantu klub finis di posisi keenam Premier League serta lolos ke Liga Europa.
Kebutuhan Liverpool akan bek tengah baru semakin mendesak setelah Ibrahima Konate dikabarkan akan hengkang ke Real Madrid. Virgil van Dijk memang masih menjadi andalan, tetapi manajemen klub ingin meremajakan skuad setelah musim 2025/26 yang mengecewakan. Selain Zabarnyi, nama Micky van de Ven dari Tottenham juga masuk dalam daftar pantauan.
Bagi sepak bola Indonesia, ketertarikan Liverpool pada Zabarnyi bisa menjadi pelajaran tentang pentingnya pembinaan pemain muda. Bek tengah yang matang di usia muda seperti Zabarnyi menunjukkan bahwa talenta muda bisa bersaing di level tertinggi jika mendapat kepercayaan pelatih. Ini relevan dengan upaya PSSI dan klub-klub Indonesia yang mulai fokus pada pengembangan pemain usia dini.
Richard Hughes, direktur olahraga Liverpool, disebut-sebut sangat bertekad merealisasikan transfer ini. Namun, PSG tentu tidak akan melepas pemainnya dengan mudah, terutama setelah Zabarnyi menunjukkan performa solid di Ligue 1. Pertanyaannya, akankah Liverpool mampu memboyong pemain incaran Iraola ke Anfield? Atau justru PSG yang akan mempertahankannya dengan harga lebih tinggi?



