Kolombia Kembali ke Panggung Piala Dunia 2026: James Rodriguez Jadi Andalan
Baca dalam 60 detik
- Kolombia lolos ke Piala Dunia 2026 setelah finis ketiga di kualifikasi Amerika Selatan, unggul satu pertandingan sebelum laga pamungkas.
- Pelatih Nestor Lorenzo, mantan asisten Jose Pekerman, membawa kembali James Rodriguez dan memadukan pemain muda seperti Richard Rios dan Jhon Duran.
- James Rodriguez, pencetak gol terbanyak Kolombia di Piala Dunia dengan enam gol, berpeluang memecahkan rekor penampilan jika tampil tiga kali lagi.
Kolombia akan kembali meramaikan Piala Dunia setelah absen pada edisi 2022 di Qatar. Untuk ketujuh kalinya, La Tricolor lolos ke turnamen sepak bola terbesar dunia yang tahun ini digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin pelatih Nestor Lorenzo yang berhasil membangkitkan kembali performa tim, dengan James Rodriguez sebagai motor serangan.
Lorenzo, yang sebelumnya menjadi asisten Jose Pekerman pada Piala Dunia 2014 dan 2018, mengambil alih kursi pelatih pada Juni 2022. Meski pengalamannya sebagai kepala pelatih belum panjang, ia memiliki pemahaman mendalam tentang tim nasional Kolombia. Pendekatannya yang mirip era Pekerman berhasil membawa kembali James Rodriguez ke skuad utama dan memberi kepercayaan kepada pemain muda seperti Richard Rios, Jhon Arias, Kevin Castano, dan Jhon Duran. Strategi ini terbukti efektif sepanjang kualifikasi.
Kolombia memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bolivia 3-0 di hadapan pendukung sendiri pada matchday ke-17. James Rodriguez membuka keunggulan, disusul gol Jhon Cordoba dan Juanfer Quintero. Tim asuhan Lorenzo finis di posisi ketiga klasemen akhir kualifikasi Amerika Selatan dengan 28 poin, hanya terpaut sepuluh angka dari pemuncak klasemen Argentina. Dari 18 pertandingan, mereka mencatat tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, dan empat kekalahan.
Prestasi terbaik Kolombia di Piala Dunia terjadi pada edisi 2014 di Brasil. Saat itu, mereka melaju hingga perempat final setelah menyapu bersih fase grup dengan kemenangan atas Yunani (3-0), Pantai Gading (2-1), dan Jepang (4-1). Di babak 16 besar, mereka menyingkirkan Uruguay 2-0 sebelum akhirnya takluk dari tuan rumah Brasil. James Rodriguez menjadi bintang dengan enam gol yang mengantarnya meraih Sepatu Emas adidas. Gol voli spektakulernya ke gawang Uruguay di babak 16 besar masih dikenang sebagai salah satu gol terbaik turnamen.
Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, perjalanan Kolombia lebih berliku. Mereka kalah 2-1 dari Jepang di laga pembuka, lalu bangkit dengan kemenangan 3-0 atas Polandia dan 1-0 atas Senegal. Tanpa James yang cedera, mereka mampu menahan imbang Inggris 1-1 di babak 16 besar hingga perpanjangan waktu, sebelum akhirnya kalah adu penalti 4-3. Yerry Mina menjadi pahlawan dengan gol penyeimbang di menit akhir.
James Rodriguez saat ini menjadi pencetak gol terbanyak Kolombia di Piala Dunia dengan enam gol, semuanya dicetak pada 2014. Ia unggul jauh dari bek Yerry Mina yang mengoleksi tiga gol. Dalam hal penampilan, Freddy Rincon dan Carlos Valderrama memimpin dengan masing-masing 10 penampilan. Juan Cuadrado dan David Ospina menyusul dengan sembilan penampilan. James sendiri telah tampil delapan kali dan berpeluang memecahkan rekor jika ia bermain dalam tiga pertandingan di Piala Dunia 2026.
Menarik untuk disimak bagaimana Lorenzo mengelola skuad yang diisi sembilan gelandang untuk memberikan variasi serangan. Dengan Luis Diaz yang bersinar di Bayern Munchen dan James yang kembali menjadi kapten, Kolombia memiliki potensi besar untuk melampaui pencapaian sebelumnya. Pertanyaan besarnya: mampukah mereka menembus babak perempat final untuk pertama kalinya sejak 2014?


