Pesta Gol ke Gawang Myanmar, Timnas U-19 Dapat Pujian Media Vietnam
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia U-19 menang 3-0 atas Myanmar di laga perdana Piala AFF U-19 2026, berkat gol Arkhan Kaka dan brace Dimas Adi.
- Media Vietnam Soha memuji permainan agresif Garuda Muda dan menyebut mereka sebagai ancaman serius bagi Vietnam di Grup A.
- Pertandingan terakhir melawan Vietnam akan menjadi duel penentu juara grup, dengan Indonesia diuntungkan oleh dukungan suporter tuan rumah.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7548608/original/076977400_1780324389-Indonesia_vs_Myanmar.jpg)
Timnas Indonesia U-19 memulai langkah di Piala AFF U-19 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Myanmar di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026) malam. Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin perdana, tetapi juga menarik perhatian media Vietnam yang memuji performa agresif skuad Garuda Muda.
Sejak peluit pertama dibunyikan, pasukan Nova Arianto langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan konstan yang dilancarkan lini depan Indonesia membuat Myanmar kesulitan mengembangkan permainan. Gol pertama lahir pada menit ke-38 melalui sepakan Arkhan Kaka, memanfaatkan kemelut di depan gawang. Pada babak kedua, Dimas Adi menjadi bintang dengan mencetak dua gol pada menit ke-79 dan 87, memastikan kemenangan telak bagi tuan rumah.
Kemenangan ini menempatkan Indonesia di peringkat kedua Grup A dengan tiga poin, sama dengan Vietnam yang sebelumnya juga menang 3-0 atas Timor Leste. Selisih gol yang identik membuat persaingan puncak klasemen semakin ketat. Duel terakhir antara Indonesia dan Vietnam pada laga pamungkas diprediksi akan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke semifinal sebagai juara grup.
Yang menarik, pujian justru datang dari media Vietnam, Soha. Dalam ulasannya, Soha menyebut Indonesia memulai turnamen dengan sempurna dan menunjukkan kekuatan yang memberikan tekanan besar pada tim Vietnam. "Tuan rumah memulai dengan sempurna. Timnas Indonesia menunjukkan kekuatannya, memberikan tekanan besar pada tim Vietnam," tulis Soha. Media tersebut juga menyoroti keunggulan Indonesia sebagai tuan rumah, termasuk dukungan suporter yang luar biasa dan investasi signifikan dalam pengembangan skuad muda dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Soha, gaya permainan cepat, pressing ketat, dan kebugaran fisik prima membuat Indonesia dianggap sebagai salah satu kandidat terkuat juara turnamen. "Dengan kemenangan 3-0 atas Myanmar, tim muda Indonesia tidak hanya mengamankan tiga poin pertama mereka tetapi juga mengirimkan pesan yang jelas tentang ambisi mereka untuk mendominasi Grup A," lanjut ulasan tersebut. Sementara itu, Vietnam harus mempertahankan performa tinggi jika ingin bersaing dengan tuan rumah.
Bagi Indonesia, kemenangan ini menjadi modal berharga menjelang laga krusial melawan Vietnam. Meski secara kekuatan di atas kertas berimbang, faktor kandang menjadi keuntungan signifikan bagi Garuda Muda. Ribuan suporter yang memadati stadion diprediksi akan menjadi pemain ke-12 yang mampu mendongkrak motivasi tim. Di sisi lain, Vietnam juga tidak boleh diremehkan setelah sukses mengalahkan Timor Leste dengan skor identik.
Pertandingan penentu Grup A antara Indonesia dan Vietnam dijadwalkan berlangsung pada pekan depan. Hasil laga tersebut akan menentukan tim mana yang lolos ke semifinal. Jika Indonesia mampu mempertahankan performa seperti saat melawan Myanmar, bukan tidak mungkin mereka akan keluar sebagai juara grup dan melanjutkan langkah di turnamen usia muda bergengsi Asia Tenggara ini.



