Undian ASEAN Club Championship: Persib Hadapi JDT, Borneo FC Jumpa Buriram United
Baca dalam 60 detik
- Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda resmi menjadi wakil Indonesia di ASEAN Club Championship 2026/2027 setelah masing-masing finis sebagai juara dan runner-up BRI Super League.
- Persib tergabung di Grup B bersama Johor Darul Ta'zim, sementara Borneo FC di Grup A harus berhadapan dengan juara bertahan Buriram United.
- Turnamen ini menjadi ujian bagi kedua tim Indonesia untuk mengukur daya saing di level Asia Tenggara, sekaligus peluang memperbaiki prestasi setelah Borneo FC gagal lolos dari fase grup pada edisi sebelumnya.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6720962/original/023146300_1779536832-BL1_0903.jpg.jpeg)
Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda akan memikul harapan sepak bola Indonesia di ASEAN Club Championship 2026/2027 setelah undian fase grup digelar di Studio RCTI, Jakarta Barat, Jumat (5/6/2026). Dua klub papan atas Tanah Air itu harus melewati jalan terjal sejak awal turnamen yang juga dikenal dengan nama Shopee Cup ini.
Persib Bandung, yang musim lalu sukses mengamankan gelar juara BRI Super League 2025/2026, ditempatkan di Grup B. Lawan pertama yang sudah dinanti adalah Johor Darul Ta'zim (JDT), raksasa Malaysia yang selama ini mendominasi Liga Super Malaysia dan kerap tampil kompetitif di pentas Asia. Meski grup ini tidak disebut sebagai grup neraka, kehadiran JDT jelas menjadi ancaman serius bagi Maung Bandung. Selain JDT, Persib juga akan menghadapi tim-tim lain yang belum diumumkan secara lengkap, namun dipastikan tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh.
Sementara itu, Borneo FC Samarinda harus menerima tantangan lebih berat di Grup A. Pesut Etam akan berjumpa dengan Buriram United, juara bertahan ASEAN Club Championship yang juga merupakan penguasa Liga Thailand. Pengalaman Buriram United di level Asia sudah tidak diragukan lagi, dan mereka datang dengan status sebagai tim yang harus dikalahkan. Selain Buriram, Borneo FC juga harus mewaspadai Ratchaburi FC (Thailand), Kucing City FC (Malaysia), dan Tampines Rovers (Singapura). Kombinasi lawan-lawan ini membuat Grup A menjadi salah satu grup paling kompetitif di turnamen.
Bagi sepak bola Indonesia, partisipasi dua wakil ini menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana perkembangan kompetisi domestik. BRI Super League yang semakin ketat telah melahirkan dua tim dengan kualitas mumpuni, namun tantangan di level ASEAN masih menjadi batu ujian. Persib, dengan basis suporter fanatik Bobotoh, diharapkan bisa memanfaatkan pengalaman internasional yang dimiliki beberapa pemainnya. Sementara Borneo FC, yang pernah merasakan pahitnya tersingkir di fase grup pada edisi 2024/2025, kini datang dengan ambisi balas dendam.
Menurut pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali, undian ini memberikan gambaran bahwa Persib memiliki peluang lebih besar untuk lolos ke babak selanjutnya dibandingkan Borneo FC. "Persib di Grup B relatif lebih ringan, meski ada JDT. Tapi Borneo FC harus kerja ekstra keras karena Buriram United adalah tim yang sangat solid dan berpengalaman," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa faktor mental dan adaptasi dengan gaya bermain lawan akan menjadi kunci bagi kedua tim Indonesia.
Turnamen ASEAN Club Championship 2026/2027 dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2026 hingga awal 2027. Dengan format yang mirip Liga Champions Asia, setiap tim akan saling berhadapan dua kali di fase grup. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke babak semifinal. Pertanyaan besarnya, akankah Persib dan Borneo FC mampu menembus dominasi klub-klub Thailand dan Malaysia yang selama ini mendominasi turnamen ini? Atau justru akan kembali gagal seperti pengalaman pahit sebelumnya? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa bulan ke depan.



