Alaba Pulih, Baumgartner Batal ke Piala Dunia: Pukulan Berat bagi Austria
Baca dalam 60 detik
- Kapten Austria David Alaba dinyatakan fit untuk berangkat ke Piala Dunia setelah cedera otot ringan dalam laga uji coba.
- Gelandang RB Leipzig Christoph Baumgartner dipastikan absen karena cedera paha yang dialami saat pemanasan sebelum pertandingan.
- Tanpa Baumgartner, Austria kehilangan salah satu kreator serangan utama, memberi tekanan pada skuad asuhan Ralf Rangnick di Grup D.

Tim nasional Austria mendapat kabar pahit manis jelang keberangkatan ke Piala Dunia 2026. Kapten David Alaba dinyatakan pulih dari cedera otot dan akan bergabung dengan skuad, namun gelandang serang Christoph Baumgartner dipastikan absen setelah mengalami cedera paha saat pemanasan.
Alaba, yang pernah membela Bayern Munich dan Real Madrid, ditarik keluar saat jeda babak pertama dalam laga uji coba melawan Tunisia yang berakhir 1-0 untuk Austria. Cedera otot yang dialaminya sempat menimbulkan kekhawatiran, namun hasil pemeriksaan medis memastikan pemain berusia 32 tahun itu bisa terbang ke Amerika Serikat bersama rekan setimnya.
Nasib berbeda menimpa Baumgartner. Gelandang RB Leipzig berusia 26 tahun itu mengalami cedera otot paha saat pemanasan sebelum pertandingan Senin lalu. Federasi Sepak Bola Austria (รFB) mengonfirmasi pada Selasa bahwa pemain dengan 19 gol dalam 58 penampilan internasional itu harus menepi dari turnamen.
Kehilangan Baumgartner menjadi pukulan berat bagi Austria. Musim lalu, ia tampil gemilang bersama RB Leipzig dengan mencetak 17 gol dan 9 assist di semua kompetisi. Pelatih Ralf Rangnick menyebutnya sebagai pemain penting dan kepribadian sentral di tim. โIni berita yang sangat pahit bagi Christoph dan kami sebagai tim. Dukungan penuh kami untuk pemulihannya,โ ujar Rangnick dalam pernyataan resmi.
Dengan ketidakhadiran Baumgartner, Rangnick harus merombak strategi ofensif. Austria tergabung di Grup D bersama Yordania, Argentina, dan Aljazair. Laga pembuka melawan Yordania pada 16 Juni akan menjadi ujian pertama tanpa kreator serangan utama. Argentina, juara bertahan, menjadi lawan kedua pada 22 Juni, disusul Aljazair pada 28 Juni.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, situasi ini menarik diamati karena Austria kerap menjadi barometer tim Eropa kelas menengah. Tanpa Baumgartner, peluang Austria untuk lolos dari grup yang berat semakin tipis. Namun, kehadiran Alaba yang pulih memberikan sedikit harapan bagi stabilitas pertahanan.
Pertanyaan besarnya: mampukah Rangnick meracik komposisi baru yang tetap kompetitif tanpa sang gelandang kreatif? Atau justru cedera ini membuka peluang bagi pemain lain untuk bersinar di panggung dunia?



