Liverpool Kian Dekat dengan Andoni Iraola, Luis Enrique Batal ke Anfield
Baca dalam 60 detik
- Andoni Iraola menjadi kandidat utama pelatih Liverpool setelah Arne Slot dipecat, dengan rekam jejak membawa Bournemouth ke Liga Europa.
- Fabrizio Romano mengonfirmasi Luis Enrique akan tetap di PSG dan menandatangani kontrak baru, sehingga peluangnya ke Liverpool sangat kecil.
- Liverpool mulai negosiasi dengan Yan Diomande dari RB Leipzig untuk mengisi peran winger cepat, skema yang cocok dengan formasi 4-3-3 ala Enrique atau Iraola.

Andoni Iraola, pelatih yang membawa Bournemouth ke posisi keenam Premier League musim lalu, kini menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Arne Slot di Liverpool. Keputusan manajemen The Reds untuk memecat Slot pada akhir pekan lalu membuka pintu bagi pelatih asal Spanyol itu, yang sebelumnya telah dikaitkan dengan Crystal Palace, Bayer Leverkusen, dan AC Milan.
Iraola meninggalkan Bournemouth dengan catatan 19 pertandingan tanpa kekalahan dan tiket ke Liga Europa—prestasi pertama klub dalam sejarah. Dalam tiga musim di Vitality Stadium, ia membawa tim finis di peringkat 12, 9, dan 6, melampaui rekor terbaik klub sebelumnya. Yang lebih mengesankan, kesuksesan itu diraih di tengah penjualan pemain bintang secara rutin. Musim lalu saja, tiga bek andalan—Milos Kerkez, Dean Huijsen, dan Illia Zabarnyi—dilego dengan total £144,5 juta, ditambah kepergian Antoine Semenyo ke Manchester City pada Januari.
Hubungan Iraola dengan direktur olahraga Liverpool, Richard Hughes, menjadi faktor kunci. Hughes-lah yang merekrut Iraola ke Bournemouth saat menjabat posisi serupa di sana. Namun, persaingan masih terbuka. David Ornstein melaporkan bahwa Liverpool juga akan mengadakan pembicaraan dengan Pierre Sage, sementara nama Luis Enrique sempat menjadi favorit suporter.
Luis Enrique, yang baru saja membawa PSG menjuarai Liga Champions, sempat menjadi spekulasi karena kekagumannya terhadap Anfield. Namun, Fabrizio Romano dalam video terbarunya menepis rumor tersebut. “Pertanyaan saya, apakah ada kemungkinan Liverpool mendekati Luis Enrique? Pemahaman saya, ia akan bertahan di PSG dan menandatangani kontrak baru dalam waktu dekat,” ujar Romano. Enrique bergabung dengan jajaran elite pelatih yang memenangkan tiga trofi Eropa besar, termasuk legenda Liverpool Bob Paisley.
Gaya bermain Enrique yang mengandalkan formasi 4-3-3 ofensif dengan winger cepat mirip dengan filosofi Jurgen Klopp. Liverpool sendiri telah memulai negosiasi personal dengan Yan Diomande dari RB Leipzig, pemain yang cocok dengan skema tersebut. Namun, dengan kepastian Enrique bertahan di Paris, peluang Iraola untuk menangani Diomande di Anfield semakin terbuka.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub besar Eropa berburu pelatih dengan rekam jejak membangun tim dari bawah—sesuatu yang relevan dengan perkembangan Liga Indonesia yang mulai serius dalam pembinaan. Pertanyaan selanjutnya: akankah Iraola mampu mengulang suksesnya di Bournemouth di panggung yang lebih besar, atau justru tekanan di Liverpool akan menjadi ujian terberatnya?



