Buru Striker 23 Gol, Aston Villa Siap Sikut Atletico Madrid dan Arsenal
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa masuk dalam persaingan mendapatkan Nicolo Tresoldi, striker Club Brugge yang musim ini mencetak 23 gol.
- Kehadiran Tresoldi diproyeksikan sebagai suksesor jangka panjang Ollie Watkins yang mulai menunjukkan penurunan performa di usia 30 tahun.
- Potensi hengkangnya Morgan Rogers dan Tammy Abraham bisa memberikan dana segar bagi Villa untuk merealisasikan transfer ini.

Aston Villa secara mengejutkan ikut dalam perburuan Nicolo Tresoldi, striker muda Jerman yang musim ini mengemas 23 gol bersama Club Brugge. Langkah ini sekaligus menempatkan mereka sebagai pesaing langsung Atletico Madrid dan Arsenal, yang sebelumnya dikaitkan dengan pemain berusia 21 tahun tersebut.
Menurut laporan The Athletic, Villa melihat Tresoldi sebagai investasi jangka panjang di lini depan. Di usia 30 tahun, Ollie Watkins tak lagi bisa diandalkan sebagai mesin gol setiap pekan. Musim ini pun mulai terlihat tanda-tanda penurunan ketajaman sang striker utama. Tresoldi, yang dipanggil Julian Nagelsmann ke timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026 dan disebut sebagai pemain "spesial", dinilai punya profil ideal untuk perlahan mengambil alih peran Watkins.
Keputusan Villa memburu striker anyar tak lepas dari situasi kontrak dan potensi kepergian beberapa pemain kunci. Morgan Rogers, yang performanya menonjol musim ini, bisa dilepas dengan harga sekitar £100 juta—menyamai rekor transfer Jack Grealish ke Manchester City. Jika terealisasi, dana segar itu akan memberi fleksibilitas finansial bagi Unai Emery di bursa transfer musim panas.
Selain Rogers, Tammy Abraham juga dikabarkan mulai mempertanyakan masa depannya di Villa Park. Bergabung pada Januari lalu, ia kesulitan merebut tempat utama dan dikaitkan dengan Leeds United serta Sunderland. Kepergian Abraham akan menyisakan lubang di lini kedua, yang membuat kehadiran Tresoldi semakin krusial.
Yang menarik, Tresoldi bukanlah tipikal striker cadangan biasa. Di Club Brugge, ia menjadi ujung tombak utama dan produktivitasnya di atas kertas sejajar dengan penyerang top Eropa. Jika Villa serius mendatangkannya, besar kemungkinan ia akan diberikan peran bertahap—bukan sekadar pelapis. Emery dikenal gemar merotasi skuad, dan kehadiran pemain muda haus gol seperti Tresoldi bisa menjadi aset berharga untuk kompetisi multi-front.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan transfer ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub Premier League mulai melirik pemain dari liga non-unggulan seperti Belgia. Tresoldi, yang sempat menjalani masa pinjaman di Hannover 96, membuktikan bahwa talenta bisa muncul dari mana saja. Langkah Villa juga mengingatkan pada strategi mereka mendatangkan pemain muda potensial seperti Jhon Durán dan Rogers.
Apakah Aston Villa benar-benar akan mengamankan tanda tangan Tresoldi, atau justru kalah bersaing dengan raksasa La Liga dan Premier League? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan, saat bursa transfer musim panas resmi dibuka.



