Jens Raven Cetak Hattrick di TC Timnas, Siap Debut Senior di Piala AFF 2026
Baca dalam 60 detik
- Jens Raven mencetak hattrick dalam laga internal yang menutup pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
- Striker Bali United berusia 20 tahun itu mengaku mendapat banyak pelajaran dari pelatih John Herdman dan para penyerang senior.
- Raven belum pernah tampil di timnas senior, namun performa di TC dan liga membuka peluang debut di turnamen regional.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5424879/original/090926500_1764163104-20251126AA_Latihan_Timnas_Indonsia_U-23-11.jpg)
Striker muda Bali United, Jens Raven, mencuri perhatian dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia yang berlangsung di Jakarta pada akhir Mei 2026. Dalam laga internal yang menutup agenda TC, pemain berusia 20 tahun itu mencetak hattrick dan membawa Tim Putih menang 5-4 atas Tim Merah. Penampilan gemilang ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Raven siap bersaing di skuad senior untuk Piala AFF 2026 yang akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.
Raven mengaku bahwa TC selama sepekan bersama timnas senior menjadi pengalaman berharga. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menuliskan rasa syukur atas kesempatan belajar dari pelatih John Herdman dan para pemain senior seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Ramadhan Sananta, dan Eksel Runtukahu. βSatu minggu yang luar biasa, pengalaman yang sangat berharga dan banyak sekali hal yang saya pelajari,β tulisnya.
Pemusatan latihan yang dimulai pada 26 Mei 2026 ini merupakan bagian dari persiapan serius Timnas Indonesia menghadapi Piala AFF. Turnamen dua tahunan itu akan diikuti oleh negara-negara Asia Tenggara, dan Indonesia berambisi memperbaiki prestasi setelah beberapa edisi terakhir gagal meraih gelar. Kehadiran Raven, yang dikenal memiliki insting gol tinggi dan kemampuan positioning yang baik, diharapkan bisa menambah daya gedor lini depan Garuda.
Meski baru musim ini bermain di kompetisi tertinggi Indonesia, Raven perlahan menunjukkan konsistensi. Pelatih John Herdman pun memanggilnya setelah melihat performa di liga. Dalam TC, Raven tidak hanya belajar dari sesi latihan, tetapi juga dari interaksi dengan penyerang senior yang sudah malang melintang di kancah internasional. Hal ini menjadi modal berharga bagi pemain kelahiran Belanda itu untuk beradaptasi dengan tekanan tim senior.
Dari segi gaya bermain, Raven dikenal sebagai penyerang yang efektif di dalam kotak penalti. Ia memiliki kemampuan one shot one goal dan pandai mencari ruang kosong untuk menerima umpan. Kombinasi dengan pemain seperti Ole Romeny yang lebih eksplosif atau Ragnar Oratmangoen yang kreatif bisa menjadi senjata ampuh bagi Indonesia di Piala AFF nanti.
Namun, Raven masih harus bersaing dengan nama-nama seperti Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, dan Eksel Runtukahu yang juga dipanggil dalam TC. Peluang debut di tim senior terbuka lebar, tetapi persaingan di lini depan cukup ketat. Jika mampu mempertahankan performa seperti saat laga internal, bukan tidak mungkin Raven akan menjadi salah satu pemain yang dibawa ke turnamen.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kemunculan Raven menjadi angin segar. Ia mewakili generasi muda yang mulai menembus skuad senior. Pertanyaannya, akankah John Herdman memberikan kepercayaan kepada Raven untuk tampil di Piala AFF 2026? Atau ia masih akan dipersiapkan untuk turnamen yang lebih besar? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan saat skuad final diumumkan.



