Piala Dunia 2026: Tomas Soucek Pimpin Skuad Republik Ceko Setelah 20 Tahun Absen
Baca dalam 60 detik
- Republik Ceko untuk pertama kalinya dalam dua dekade lolos ke Piala Dunia, dengan gelandang West Ham Tomas Soucek sebagai kapten tim.
- Skuad yang diumumkan menampilkan kombinasi pemain berpengalaman seperti Vladimir Coufal dan bakat muda Hugo Sochurek (17 tahun).
- Tim asuhan Miroslav Koubek akan menghadapi Korea Selatan, Afrika Selatan, dan tuan rumah Meksiko di fase grup.

Gelandang West Ham United, Tomas Soucek, resmi menjadi tulang punggung skuad Republik Ceko untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keikutsertaan ini menandai kembalinya Republik Ceko ke panggung sepak bola dunia setelah absen selama 20 tahun—terakhir kali mereka tampil pada edisi 2006 di Jerman.
Pelatih kepala Miroslav Koubek mengumumkan 26 pemain yang akan berlaga di turnamen yang diperluas menjadi 48 tim. Soucek, yang telah mengoleksi 89 caps dan 17 gol untuk tim nasional, menjadi pemain paling senior di skuad. Di usianya yang ke-31, ia akan memikul tanggung jawab besar sebagai motor permainan di lini tengah.
Selain Soucek, nama-nama seperti Vladimir Coufal—mantan rekan setim di West Ham yang kini membela Hoffenheim—dan bek Wolverhampton Wanderers, Ladislav Krejci, juga masuk dalam daftar. Kejutan datang dari pemain termuda, Hugo Sochurek, gelandang Sparta Praha yang baru berusia 17 tahun. Sementara itu, juara bertahan Liga Ceko, Slavia Praha, mendominasi dengan menyumbang 10 pemain.
Republik Ceko tergabung di Grup A bersama Korea Selatan, Afrika Selatan, dan tuan rumah Meksiko. Laga perdana mereka akan berlangsung pada 12 Juni 2026 di Guadalajara melawan Korea Selatan. Pertandingan kedua melawan Afrika Selatan dijadwalkan pada 18 Juni di Atlanta, dan ditutup dengan duel melawan Meksiko di Mexico City pada 25 Juni. Format grup yang hanya menyisakan satu tim ke babak gugur membuat setiap laga menjadi krusial.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kehadiran Republik Ceko di Piala Dunia bisa menjadi tontonan menarik. Gaya bermain khas Eropa Timur yang disiplin dan fisik kerap menjadi ujian bagi tim-tim Amerika Latin. Selain itu, beberapa pemain seperti Patrik Schick (Bayer Leverkusen) dan Adam Hlozek (Hoffenheim) di lini depan diharapkan mampu menjadi pembeda. Dengan pengalaman Soucek di Premier League, Republik Ceko berpotensi menjadi kuda hitam di grup yang relatif seimbang.
Koubek menekankan pentingnya pengalaman dan keseimbangan dalam skuad. "Kami memiliki pemain yang sudah malang melintang di liga top Eropa, tetapi juga talenta muda yang haus akan prestasi," ujarnya dalam konferensi pers. Pertanyaan besarnya: mampukah Republik Ceko melewati fase grup untuk pertama kalinya sejak 2006? Atau justru Meksiko yang akan kembali mendominasi seperti tradisi mereka di kandang sendiri?
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7548673/original/017518600_1780324418-Timnas_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7591053/original/027682300_1780373467-Media_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567086/original/026450800_1777264795-caraka.jpg)