Inter Milan Berburu Curtis Jones: Negosiasi dengan Liverpool Memasuki Babak Krusial
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan menargetkan gelandang Liverpool Curtis Jones dalam waktu dekat, dengan kesepakatan pribadi diyakini tidak menjadi kendala.
- Perbedaan harga menjadi batu sandungan: Liverpool mematok €30 juta lebih, sementara Inter hanya bersedia €20-25 juta.
- Selain Jones, Inter juga mengaktifkan klausul buy-back Aleksandar Stankovic dan memantau Marco Palestra sebagai antisipasi jika Denzel Dumfries hengkang.

Inter Milan bergerak cepat di bursa transfer musim panas 2025. Klub juara ganda Serie A dan Coppa Italia itu dikabarkan ingin segera menuntaskan transfer gelandang Liverpool, Curtis Jones, dalam hitungan hari. Ambisi Inter tak hanya berhenti di situ: mereka juga telah menyelesaikan tes medis untuk Aleksandar Stankovic dan mulai memantau bek sayap Atalanta, Marco Palestra.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Inter berharap bisa mengamankan jasa Jones pada awal Juni. Gelandang berusia 25 tahun itu memasuki tahun terakhir kontraknya di Anfield, situasi yang kerap dimanfaatkan klub pemburu untuk menekan harga. Namun, Liverpool tak mudah ditundukkan. Klub Merseyside itu membanderol Jones di angka €30 juta atau lebih, sementara Inter hanya menyiapkan dana €20-25 juta. Perundingan detail transfer dijadwalkan berlangsung pekan depan antara direktur kedua klub.
Jones bukanlah nama asing bagi penggemar sepak bola Italia. Gaya bermainnya yang dinamis dan kemampuannya bermain sebagai gelandang box-to-box dianggap cocok dengan skema Cristian Chivu. Jika transfer ini terwujud, Inter akan mendapatkan pemain yang bisa menjadi jembatan antara lini tengah dan serangan, sesuatu yang kerap hilang saat Hakan Çalhanoğlu absen.
Selain Jones, Inter juga bergerak di lini lain. Aleksandar Stankovic, pemain muda yang baru 11 bulan membela Club Brugge, telah menjalani tes medis dan akan kembali ke Giuseppe Meazza melalui klausul buy-back senilai €23 juta. Namun, Inter tak berniat mempertahankannya lama. Klub berjuluk Nerazzurri itu disebut siap menjual Stankovic dengan harga lebih tinggi, bahkan mungkin di musim panas yang sama. Langkah ini menunjukkan strategi Inter yang tak hanya memperkuat tim, tetapi juga mencari keuntungan finansial dari pemain muda.
Sementara itu, situasi Denzel Dumfries turut memengaruhi rencana transfer Inter. Jika bek sayap asal Belanda itu dijual, Inter akan bergerak untuk merekrut Marco Palestra dari Atalanta. Namun, bernegosiasi dengan La Dea bukanlah perkara mudah. Atalanta dikenal sebagai klub yang keras dalam urusan transfer, dan Palestra merupakan salah satu aset berharga mereka. Inter harus bersiap menghadapi persaingan ketat, terutama jika klub-klub Premier League ikut melirik pemain berusia 22 tahun itu.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Inter di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Liga Italia semakin kompetitif, dan kehadiran pemain seperti Jones bisa meningkatkan kualitas pertandingan yang kerap disiarkan di televisi nasional. Selain itu, strategi Inter dalam mengelola pemain muda seperti Stankovic bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia yang mulai serius mengembangkan akademi. Pertanyaan besarnya: akankah Inter berhasil menekan Liverpool dan merealisasikan semua target transfer mereka sebelum pramusim dimulai?



