Leeds United Incar Kepulangan Summerville, Bukan Rutter
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan serius mengejar transfer Crysencio Summerville dari West Ham United pada bursa musim panas mendatang.
- Summerville dinilai lebih unggul dari Georginio Rutter berdasarkan performa di Premier League musim ini, meski membela tim yang terdegradasi.
- Potensi degradasi West Ham bisa menjadi faktor penekan harga, membuat Leeds berpeluang mendapatkan mantan pemainnya dengan biaya lebih rendah.

Leeds United dikabarkan mengalihkan fokus dari rencana memulangkan Georginio Rutter ke opsi yang dinilai lebih realistis: memboyong kembali Crysencio Summerville dari West Ham United. Klub Championship itu disebut tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan pemain sayap Belanda berusia 24 tahun tersebut pada jendela transfer musim panas, menurut laporan SportsBoom.
Rumor kepulangan Rutter ke Elland Road sempat ramai di media sosial, namun klub tidak pernah menunjukkan ketertarikan serius. Leeds telah menjual Rutter ke Brighton seharga Β£40 juta pada 2024, dan kecil kemungkinan Brighton rela merugi hanya dalam satu musim. Sebaliknya, Summerville muncul sebagai target yang lebih masuk akal, terutama jika West Ham benar-benar terdegradasi dari Premier League musim ini.
SportsBoom melaporkan bahwa Leeds tengah mempertimbangkan untuk mengajukan tawaran resmi, meski harus bersaing dengan AS Roma yang juga mengincar pemain yang sama. Keunggulan Leeds terletak pada hubungan emosional Summerville dengan klub: ia pernah membela Leeds selama dua musim, mencetak 20 gol dan 10 assist pada 2023/24, serta dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Championship musim itu. Angka tersebut jauh melampaui kontribusi Rutter sepanjang kariernya di Leeds (hanya 8 gol).
Perbandingan statistik di Premier League musim ini menunjukkan Summerville lebih produktif ketimbang Rutter. Meski West Ham berada di peringkat lebih rendah (terancam degradasi), Summerville mencatatkan lebih banyak gol dan expected assist (xA) dibanding Rutter yang membela Brighton yang finis di papan tengah. Ia juga unggul dalam hal dribel dan kontribusi bertahan. Hal ini menunjukkan bahwa Summerville mampu tampil impresif meski dalam tim yang kesulitan.
Dari sisi taktis, Summerville sudah mengenal baik tuntutan pelatih Daniel Farke. Meski harus beradaptasi dengan formasi baru (3-4-2-1 atau 3-5-2) yang diterapkan Leeds musim depan, ia bisa menjadi mitra duet bagi Dominic Calvert-Lewin di lini depan. Keakraban dengan atmosfer Elland Road juga menjadi nilai tambah yang memudahkan transisi.
Bagi penggemar Leeds, kepulangan Summerville bukan sekadar nostalgia. Ia adalah pemain yang sudah teruji di level Premier League dan Championship, serta memiliki rekam jejak lebih baik ketimbang Rutter. Jika West Ham benar-benar turun kasta, Leeds bisa memanfaatkan situasi untuk merekrut pemain dengan harga lebih murah dari Β£25 juta. Pertanyaannya, mampukah Leeds mengalahkan rival seperti Roma dalam perburuan ini?



