Mozambik Bawa 25 Pemain ke Jakarta: Ada Gelandang Berjuluk Neymar
Baca dalam 60 detik
- Timnas Mozambik mengumumkan 25 pemain untuk FIFA Matchday melawan Indonesia pada 9 Juni 2026 di GBK.
- Skuad Mambas diperkuat gelandang Amancio Canhemba yang akrab disapa Neymar, serta striker senior Luis Miquissone.
- Laga ini menjadi bagian persiapan Mozambik menghadapi Kualifikasi Piala Afrika 2027 melawan Senegal, Sudan, dan Ethiopia.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5761301/original/087713900_1778664218-000_63RG4PM.jpg)
Federasi Sepak Bola Mozambik telah merilis daftar 25 pemain yang akan bertandang ke Jakarta untuk menghadapi Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday Juni 2026, dengan satu nama unik menarik perhatian: Amancio Canhemba, gelandang serang yang akrab disapa Neymar.
Pertandingan yang dijadwalkan pada 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno ini menjadi bagian dari rangkaian uji coba internasional yang juga mempertemukan Mozambik dengan Oman dua hari sebelumnya. Kedatangan skuad berjuluk Mambas ini merupakan undangan langsung PSSI, sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi Mozambik menjelang Kualifikasi Piala Afrika 2027.
Pelatih Chiquinho Conde memadukan pemain senior dan muda dalam skuad kali ini. Sosok paling menonjol adalah Amancio Canhemba, pemain berusia 28 tahun yang membela klub lokal Ferroviário de Nacala. Meski baru mengoleksi lima caps dan satu gol untuk timnas, namanya menjadi perbincangan karena panggilan akrabnya yang identik dengan megabintang Brasil, Neymar Jr. Namun, Conde menegaskan bahwa Canhemba memiliki gaya bermain yang berbeda dan diharapkan mampu menjadi kreator serangan dari lini tengah.
Selain Canhemba, Mozambik juga mengandalkan striker senior Luis Miquissone yang kini bermain untuk Al-Ahly di Libya. Dengan 48 penampilan dan sembilan gol untuk negaranya, Miquissone menjadi ujung tombak utama yang patut diwaspadai barisan pertahanan Indonesia. Sementara itu, Conde juga memberikan kesempatan kepada pemain muda seperti Xhamin Chalinda dari Chingale de Tete dan Nélio Matsinhe dari Ferroviário de Maputo untuk menimba pengalaman di level internasional.
Bagi Timnas Indonesia, laga ini menjadi ujian berarti setelah sebelumnya menjalani berbagai pertandingan persahabatan melawan tim-tim Asia. Mozambik, yang berada di peringkat 113 FIFA, menawarkan gaya bermain khas Afrika yang fisik dan cepat—sebuah tantangan berbeda bagi skuad Garuda. Pelatih Shin Tae-yong dipastikan akan memantau langsung kekuatan lawan untuk menyusun strategi terbaik.
Di sisi lain, kunjungan Mozambik ke Indonesia juga menandai kembalinya mereka ke pentas internasional setelah tampil di Piala Afrika 2025 di Maroko. Bagi Conde, dua laga di Jakarta bukan sekadar uji coba, melainkan bagian penting dari persiapan menuju kualifikasi benua yang akan dimulai pada 2027. “Kami ingin memanfaatkan setiap menit pertandingan untuk membangun kekompakan tim,” ujar Conde dalam pernyataan resmi federasi.
Dengan komposisi skuad yang mayoritas berasal dari liga domestik, Mozambik datang dengan semangat pembuktian. Apakah kehadiran “Neymar” versi Mozambik mampu merepotkan lini belakang Indonesia? Atau justru pengalaman Miquissone yang akan menjadi pembeda? Publik sepak bola Tanah Air patut menanti duel menarik di GBK nanti.



