Wali Kota New York Kenakan Kurta Arsenal saat Salat Id, Perpaduan Sepak Bola dan Budaya
Baca dalam 60 detik
- Zohran Mamdani, wali kota New York termuda sejak 1892, menghadiri salat Idul Adha di Bronx dengan kurta bermotif Arsenal, menarik perhatian publik.
- Mamdani, penggemar berat Arsenal sejak usia 10 tahun, juga dikenal sebagai pemegang saham Real Oviedo dan aktif dalam isu tiket Piala Dunia 2026.
- Aksi unik ini memicu pertanyaan tentang selebrasi jika Arsenal menjuarai Liga Champions, yang finalnya akan digelar di Budapest pada 30 Mei.

Wali Kota New York Zohran Mamdani kembali mencuri perhatian publik. Pada Rabu lalu, ia menghadiri salat Idul Adha di Bronx dengan mengenakan kurta—tunik longgar tradisional—bermotif kostum tandang Arsenal musim 2025-26: biru navy dengan sambaran petir merah. Penampilannya langsung viral di media sosial.
Mamdani, yang lahir dan besar di Uganda, merupakan wali kota Muslim dan Asia-Amerika pertama di New York. Kecintaannya pada Arsenal dimulai sejak usia 10 tahun, saat pamannya memberinya satu set magnet kulkas bergambar bintang-bintang Arsenal seperti Sylvain Wiltord, David Seaman, Sol Campbell, dan Thierry Henry. Meski menjabat sebagai pemimpin kota terbesar di AS, Mamdani merayakan gelar juara Premier League Arsenal dengan antusiasme yang sama seperti pendukung setia di Highbury dan Islington.
Namun, fanatisme Mamdani terhadap sepak bola tidak terbatas pada Arsenal. Ia dikenal mampu mengingat pemain-pemain sepak bola era 1990-an yang kurang dikenal, dan bahkan menjadi salah satu dari 20.000 orang yang berpartisipasi dalam kampanye pembelian saham internasional untuk menyelamatkan Real Oviedo dari kebangkrutan pada 2012. Mamdani kini menjadi pemegang saham klub Spanyol tersebut.
Di luar hobinya, Mamdani juga vokal dalam isu tiket Piala Dunia 2026. Ia mengkritik kebijakan harga dinamis FIFA dan baru-baru ini mengumumkan lotere bagi 1.000 warga New York untuk membeli tiket turnamen seharga $50 (sekitar Rp800 ribu). Antusiasme warga sangat tinggi: batas harian 50.000 pendaftar lotere tercapai hanya dalam tiga menit pada hari pertama. Stadion MetLife di New Jersey, markas New York Jets dan New York Giants, akan menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli.
Kombinasi antara kecintaan pada Arsenal, identitas Muslim, dan jabatan publik yang diemban Mamdani menciptakan momen unik yang jarang terjadi di panggung politik AS. Bagi pengamat sepak bola, aksinya ini tidak hanya menunjukkan sisi personal seorang pemimpin, tetapi juga bagaimana sepak bola dapat menjadi jembatan budaya. Di Indonesia, fenomena seperti ini mengingatkan pada figur publik yang kerap memadukan hobi olahraga dengan tradisi lokal, meski dalam konteks yang berbeda.
Pertanyaan yang kini mengemuka: bagaimana Mamdani akan merayakan jika Arsenal berhasil menjuarai Liga Champions? The Gunners dijadwalkan menghadapi Paris Saint-Germain di final yang akan digelar di Budapest pada 30 Mei pukul 17.00 BST. Sebuah selebrasi spektakuler mungkin akan kembali menyita perhatian dunia.



