Persija Buka Perburuan Pelatih Baru: Shin Tae-yong Masuk Radar?
Baca dalam 60 detik
- Persija resmi tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza setelah gagal memenuhi target juara Super League 2025/2026.
- Direktur klub Mohamad Prapanca mengonfirmasi komunikasi dengan kandidat pelatih baru, termasuk nama Shin Tae-yong dan manajer asal Kolombia.
- Keputusan pelatih anyar diumumkan dalam waktu dekat, dengan target membawa Macan Kemayoran juara musim 2026/2027.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5590629/original/033125600_1778146694-9.jpg)
Persija Jakarta resmi memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih Mauricio Souza setelah satu musim kebersamaan, dan kini manajemen tengah menjaring nama pengganti. Direktur klub, Mohamad Prapanca, mengonfirmasi bahwa komunikasi dengan sejumlah kandidat telah berlangsung, termasuk mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yang santer dikaitkan dengan kursi panas Macan Kemayoran.
Keputusan perpisahan dengan Souza diumumkan pada Selasa (26/5/2026) setelah evaluasi internal. Meski pelatih asal Brasil itu berhasil membawa Persija mengoleksi 71 poin—tertinggi dalam satu dekade terakhir—target juara yang ditetapkan di awal kontrak tidak tercapai. Prapanca menegaskan bahwa hasil akhir menjadi tolok ukur utama. "Coach Mauricio telah membawa karakter kuat, namun karena target tidak tercapai, kami sepakat berpisah," ujarnya dalam keterangan resmi.
Tak hanya Souza, enam staf pelatih lainnya juga dilepas, termasuk asisten Italo Bartole Resende, pelatih fisik Vitor Branco da Cruz, pelatih kiper Gerson Rodrigues Rios, analis Caio Araujo, dan interpreter Claudio Luzardi. Langkah ini menandai restrukturisasi besar di tubuh Persija menjelang Super League 2026/2027.
Nama Shin Tae-yong menjadi sorotan utama. Pelatih asal Korea Selatan yang sukses membawa Timnas Indonesia ke semifinal Piala Asia 2023 dan medali emas SEA Games 2023 itu dikabarkan menjadi prioritas. Namun, Prapanca belum memberikan konfirmasi. "Kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat. Dalam waktu dekat akan kami tentukan sosok paling tepat untuk membawa Persija juara," katanya. Selain Shin, muncul nama manajer asal Kolombia yang identitasnya masih dirahasiakan.
Konteks domestik: Persija tengah berupaya mengembalikan kejayaan setelah musim lalu finis di posisi kedua atau ketiga klasemen. Suporter Macan Kemayoran menuntut gelar juara yang terakhir diraih pada 2018. Pemilihan pelatih anyar menjadi krusial, mengingat kompetisi musim depan diprediksi semakin ketat dengan kehadiran tim-tim yang diperkuat pemain asing berkualitas.
Mauricio Souza sendiri meninggalkan warisan permainan agresif dan dominasi penguasaan bola. Dalam pernyataan perpisahan, Persija mengapresiasi dedikasinya. "Dia meninggalkan jejak penting. Gagasan sepak bolanya memberi karakter tersendiri," tulis klub. Kini, tantangan pelatih baru adalah mempertahankan identitas tersebut sambil memperbaiki efektivitas di lini depan yang kerap tumpul di momen krusial.
Ke depan, bursa pelatih Persija akan menjadi sorotan. Akankah Shin Tae-yong menerima tawaran? Atau justru kejutan dari manajer Kolombia? Keputusan dalam beberapa pekan mendatang akan menentukan arah perjalanan Macan Kemayoran musim depan.



