Remaja 15 Tahun Guncang IPL: Sooryavanshi Hanya Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Gayle
Baca dalam 60 detik
- Vaibhav Sooryavanshi, 15 tahun, mencetak 97 dari 29 bola di laga IPL eliminator, nyaris memecahkan rekor abad tercepat Chris Gayle.
- Pemain Rajasthan Royals itu kini memuncaki daftar pencetak run terbanyak IPL musim ini dan memecahkan rekor six terbanyak dalam satu musim.
- Penampilannya memicu perdebatan: apakah ia layak langsung dipanggil ke timnas India senior untuk tur Inggris musim panas ini?

Remaja ajaib asal India, Vaibhav Sooryavanshi, kembali membuat decak kagum di pentas Indian Premier League (IPL). Dalam laga eliminator melawan Sunrisers Hyderabad, pemain berusia 15 tahun itu hanya butuh 29 bola untuk mengumpulkan 97 run—nyaris memecahkan rekor abad tercepat turnamen milik Chris Gayle. Sayang, pukulan upper cut-nya tertangkap di deep third, mengubur momen bersejarah itu.
Sooryavanshi yang membuka inning bersama Yashasvi Jaiswal langsung melesat sejak over pertama. Ia menghujani 12 six, termasuk tiga berturut-turut dari kapten Australia Pat Cummins. Dalam sekejap, Rajasthan Royals mencapai 125-1 setelah delapan over, dengan Jaiswal yang merupakan pemain timnas India hanya menjadi penonton di sisi lain. Legenda India Sunil Gavaskar yang berkomentar pun tak kuasa menahan pujian: "Ini inning yang tak terlupakan. Sebuah penampilan yang patut dinikmati."
Tak hanya mendekati rekor Gayle, Sooryavanshi juga memecahkan rekor six terbanyak dalam satu musim IPL. Six ketujuhnya di over keempat melampaui catatan 59 six milik Gayle. Kini ia memuncaki daftar pencetak run musim ini, menambah daftar prestasi yang sudah ia kumpulkan sejak debut sensasionalnya pada April 2025 lalu—ketika ia masih berusia 14 tahun dan langsung memukul bola pertama menjadi four.
Namun, setelah Sooryavanshi tersingkir, Sunrisers bangkit dan membatasi Royals hanya mampu menambah 118 run dari 12 over tersisa. Royals yang sempat 192-2 di over ke-14 gagal memukul satu six pun dalam 31 bola terakhir, berakhir dengan 243-8. Meski demikian, penampilan sang remaja telah mengubah peta kekuatan Royals dan membuat banyak pihak mempertanyakan: apakah ia sudah siap untuk timnas India senior?
Sooryavanshi telah dipanggil ke skuad India A untuk turnamen 50-over tri-series di Sri Lanka bulan depan. Namun, mantan kapten Inggris Michael Vaughan dengan tegas menyatakan di media sosial bahwa ia adalah "pembuka T20 terbaik di dunia" dan India harus segera memanggilnya untuk tur Inggris musim panas ini. Di Indonesia, fenomena ini menjadi sorotan karena menunjukkan betapa cepatnya bakat muda bisa melesat di kriket—sebuah pelajaran bagi pengembangan olahraga di Tanah Air yang masih mencari bibit unggul.
Pertanyaan besarnya kini: akankah para pemilih timnas India berani mengambil risiko dengan membawa bocah 15 tahun ke panggung internasional? Atau mereka akan menunggu hingga ia lebih matang, seperti yang terjadi pada banyak wonderkid sebelumnya? Satu hal yang pasti, Sooryavanshi telah membuktikan bahwa usia hanyalah angka—dan rekor-rekor di IPL mungkin baru awal dari petualangannya.



