Harry Kane Kembali Ukir Sejarah: Sepatu Emas Eropa 2025/26 Jadi Miliknya
Baca dalam 60 detik
- Striker Bayern Munich, Harry Kane, memastikan diri sebagai pencetak gol terbanyak Eropa musim 2025/26 dengan koleksi 36 gol Bundesliga.
- Kane unggul telak atas Erling Haaland (27 gol) dan Kylian Mbappรฉ (25 gol), sekaligus membawa Bayern meraih gelar ganda domestik.
- Pencapaian ini menempatkannya sebagai kandidat kuat Ballon d'Or, apalagi jika ia sukses membawa Inggris juara Piala Dunia 2026.

Harry Kane kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu predator paling mematikan di Eropa. Penyerang Bayern Munich itu resmi dinobatkan sebagai peraih Sepatu Emas Eropa untuk musim 2025/26, setelah mengemas 36 gol di Bundesliga. Total koleksinya di semua kompetisi mencapai 61 gol, menjadikannya pemain paling produktif di benua biru musim ini.
Kane, yang kini berusia 32 tahun, menunjukkan bahwa usianya tidak menjadi penghalang untuk terus bersaing di level tertinggi. Jumlah golnya di liga sama persis dengan torehan musim lalu saat ia pertama kali meraih penghargaan serupa. Keunggulannya atas pesaing terdekat cukup signifikan: Erling Haaland dari Manchester City hanya mampu membukukan 27 gol di Premier League, sementara Kylian Mbappรฉ dari Real Madrid mengoleksi 25 gol di La Liga. Perbedaan sembilan dan sebelas gol tersebut menunjukkan dominasi Kane yang nyaris tanpa tanding.
Musim ini menjadi salah satu yang paling gemilang bagi Kane bersama Bayern. Selain mempertahankan gelar Bundesliga untuk kedua kalinya berturut-turut, ia juga mempersembahkan trofi DFB Cup setelah mencetak hat-trick di partai final. Ini merupakan kali pertama ia merasakan kemenangan di kompetisi tersebut. Penampilan konsistennya juga membuatnya meraih gelar top skor Bundesliga untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Pujian pun mengalir dari sesama pemain Bundesliga. Penyerang VfB Stuttgart, Deniz Undav, yang menempati peringkat kesembilan dengan 19 gol, memberikan apresiasi tinggi kepada Kane. "Kamu tidak bisa meninggalkan Harry Kane sendirian. Ia mencetak gol sesuka hati," ujar pemain internasional Jerman itu seusai final DFB Cup.
Kini perhatian Kane beralih ke pentas internasional. Ia akan memimpin lini serang Inggris di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Jika ia mampu mengakhiri puasa gelar The Three Lions sejak 1966, atau setidaknya meraih Sepatu Emas Piala Dunia lagi, peluangnya untuk memenangkan Ballon d'Or 2026 akan semakin terbuka lebar.
Sepatu Emas Eropa sendiri pertama kali diperkenalkan oleh media Prancis L'Equipe pada 1967/68, dan sejak 1997 dikelola oleh European Sports Media (ESM). Kane bergabung dalam daftar elite pemain Bundesliga yang pernah meraih penghargaan ini, bersama legenda Bayern seperti Gerd Mรผller (1969/70 dan 1971/72) serta Robert Lewandowski (2020/21 dan 2021/22).
Dengan segala pencapaiannya musim ini, Kane tidak hanya membuktikan konsistensi di usia yang tidak lagi muda, tetapi juga menempatkan dirinya sebagai salah satu kandidat terdepan untuk penghargaan individu tertinggi di akhir tahun. Jika ia mampu membawa Inggris juara dunia, bukan tidak mungkin trofi Ballon d'Or akan menjadi miliknya.



