Anne Hathaway Jalani Operasi Katarak, Akui Hampir Buta Selama Satu Dekade
Baca dalam 60 detik
- Aktris Anne Hathaway mengungkapkan bahwa ia mengalami kebutaan hukum pada mata kirinya akibat katarak dini selama sepuluh tahun.
- Kondisi tersebut baru teratasi setelah ia menjalani operasi yang mengembalikan penglihatannya secara signifikan.
- Pengalaman ini membuatnya lebih menghargai indra penglihatan dan menyadari kemajuan medis yang memungkinkan pemulihannya.

Aktris Anne Hathaway, yang dikenal lewat perannya dalam The Devil Wears Prada, mengungkapkan bahwa ia hidup dalam kondisi 'buta secara hukum' pada mata kirinya selama satu dekade akibat katarak yang muncul lebih awal. Pengakuan ini disampaikan dalam wawancara dengan The New York Times' Popcast, di mana ia menceritakan perjuangan kesehatannya yang selama ini dirahasiakan.
Hathaway, 43 tahun, menjelaskan bahwa masalah penglihatan mulai mengganggunya saat memasuki usia 30-an. Setelah didiagnosis menderita katarak dini, ia menjalani operasi untuk memulihkan penglihatannya. Ia mengaku tidak menyadari seberapa parah kondisinya hingga setelah operasi, ketika ia bisa melihat spektrum warna secara utuh. "Saya setengah buta selama sepuluh tahun," ujarnya, seraya menambahkan bahwa operasi tersebut terasa seperti keajaiban.
Dalam kesempatan yang sama, Hathaway juga menanggapi spekulasi tentang operasi plastik yang kerap dialamatkan padanya. Ia membantah telah menjalani facelift dan mengunggah video di Instagram yang memperlihatkan trik penataan rambut untuk mengangkat wajah. Menurutnya, spekulasi tersebut sudah terlalu keras sehingga ia merasa perlu meluruskan fakta. "Saya lebih suka tidak berkomentar dan hidup dalam misteri, tetapi spekulasi menjadi begitu keras sehingga saya merasa perlu menyampaikan kebenaran," katanya kepada ELLE.
Pengalaman ini mengingatkan Hathaway akan pentingnya kesehatan mata dan kemajuan teknologi medis. Ia bersyukur bisa menjalani operasi yang tidak tersedia bagi generasi sebelumnya. Kini, ia lebih tenang dan menghargai setiap hari dengan penglihatan yang pulih, menyebutnya sebagai anugerah yang tak ternilai.



