Piala Dunia 2026: Belanda Hadapi Ujian Berat di Grup F Lawan Jepang, Swedia, dan Tunisia
Baca dalam 60 detik
- Belanda, tiga kali runner-up Piala Dunia, tergabung di Grup F bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia dalam turnamen 2026.
- Jepang menjadi tim pertama selain tuan rumah yang lolos, sementara Tunisia melaju tanpa kebobolan satu gol pun di kualifikasi CAF.
- Pemenang grup akan bertemu runner-up Grup C di Monterrey, sedangkan peringkat ketiga berpeluang menghadapi juara grup lain jika lolos.
Belanda, yang melenggang mulus melalui kualifikasi Eropa tanpa terkalahkan, harus bersiap menghadapi persaingan ketat di Grup F Piala Dunia 2026. Tiga lawan tangguh—Jepang, Swedia, dan Tunisia—siap menguji ambisi Oranje untuk merebut gelar juara dunia untuk pertama kalinya setelah tiga kali menjadi runner-up.
Dalam perjalanan kualifikasi, Belanda menunjukkan performa impresif dengan enam kemenangan dan dua hasil imbang di Grup G UEFA, mencetak 27 gol dan hanya kebobolan empat. Namun, statistik itu belum menjamin dominasi di turnamen nanti. Jepang, yang lolos sebagai tim pertama selain tuan rumah, hanya menelan satu kekalahan di babak ketiga kualifikasi AFC—dan itu pun setelah tiket sudah diamankan. Swedia, yang sempat kesulitan di fase grup, bangkit melalui play-off dengan mengalahkan Ukraina dan Polandia. Sementara Tunisia tampil perkasa di kualifikasi CAF: sembilan menang, satu imbang, tanpa kebobolan satu gol pun.
Persaingan di Grup F diprediksi berlangsung sengit. Belanda, yang pernah menjadi runner-up pada 1974, 1978, dan 2010, bertekad mengakhiri puasa gelar. Namun, Jepang yang konsisten mencapai babak 16 besar (2002, 2010, 2018, 2022) tidak bisa diremehkan. Bek veteran Yuto Nagatomo, 39 tahun, berpeluang tampil di Piala Dunia kelimanya jika masuk skuad. Swedia, dengan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia (Henrik Larsson dan Kennet Andersson masing-masing 5 gol), kembali setelah absen pada 2022. Tunisia, yang menjadi tim Afrika pertama memenangi pertandingan Piala Dunia (3-1 melawan Meksiko pada 1978), ingin melaju lebih jauh dari fase grup untuk pertama kalinya.
Dari sisi format, pemenang Grup F akan bertemu runner-up Grup C di Monterrey, sementara runner-up Grup F menghadapi juara Grup C di Houston. Jika peringkat ketiga Grup F lolos sebagai salah satu dari delapan tim terbaik, mereka bisa melawan juara Grup A, B, D, E, atau I di berbagai kota seperti Mexico City, Vancouver, San Francisco, Boston, atau New York/New Jersey. Hal ini menambah dimensi strategis bagi setiap tim untuk tidak hanya finis di posisi teratas, tetapi juga mengincar jalur yang lebih menguntungkan di fase gugur.
Dengan kombinasi pengalaman, talenta muda, dan motivasi tinggi, Grup F menjanjikan pertandingan-pertandingan menarik. Belanda mungkin diunggulkan, tetapi Jepang, Swedia, dan Tunisia memiliki kualitas untuk membuat kejutan. Siapa pun yang melaju, persaingan di grup ini akan menjadi salah satu cerita paling menarik di Piala Dunia 2026.



