FIFA World Cup 2026: 48 Tim Finalisasi Kamp Pelatihan, AS Jadi Tuan Rumah Terbanyak
Baca dalam 60 detik
- Sebanyak 39 dari 48 tim peserta Piala Dunia 2026 memilih Amerika Serikat sebagai basis kamp pelatihan mereka, sementara tujuh tim lainnya akan bermarkas di Meksiko dan dua di Kanada.
- Total 48 lokasi kamp pelatihan tersebar di 25 komunitas yang tidak menjadi tuan rumah pertandingan, memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luas bagi kawasan tersebut.
- Proses seleksi kamp pelatihan melibatkan lebih dari 60 opsi fasilitas kelas dunia, dengan pemilihan akhir dilakukan setelah pengundian grup pada Desember 2025.
FIFA secara resmi mengumumkan bahwa seluruh 48 tim yang lolos ke Piala Dunia 2026 telah memilih lokasi kamp pelatihan (Team Base Camp/TBC) mereka. Amerika Serikat menjadi tuan rumah bagi 39 tim, sementara Meksiko menampung tujuh tim, dan Kanada dua tim. Keputusan ini menandai tonggak organisasi penting menjelang turnamen yang akan digelar di tiga negara tersebut.
Kamp pelatihan bukan sekadar tempat latihan, melainkan menjadi "rumah kedua" bagi para pemain, pelatih, dan staf selama fase grup. Fasilitas-fasilitas ini dipilih dari lebih dari 60 opsi yang telah disediakan sejak 2024, dan disempurnakan hingga akhir 2025. Setelah pengundian grup pada awal Desember 2025, tim-tim yang sudah pasti lolos mulai mengajukan pilihan berdasarkan zona geografis pertandingan grup mereka.
Heimo Schirgi, Chief Operating Officer FIFA World Cup 2026, menyatakan bahwa kamp pelatihan adalah bagian integral dari turnamen. "Di sinilah tim berakar, berlatih, memulihkan diri, dan menjalani ritme sehari-hari turnamen. Finalisasi daftar ini sangat menarik karena skalanya yang belum pernah terjadi sebelumnya, melibatkan lebih banyak komunitas dan penggemar," ujarnya.
Tujuh tim yang akan bermarkas di Meksiko adalah Kolombia, Iran, Korea Selatan, Meksiko, Afrika Selatan, Tunisia, dan Uruguay. Sementara itu, Kanada dan Panama memilih basis di Kanada. Sisanya, 39 tim, akan berada di Amerika Serikat. Beberapa fasilitas yang telah dikonfirmasi antara lain Seattle Sounders FC Performance Centre, University of San Diego - Torero Stadium, dan CF Pachuca - Universidad Del Futbol.
Langkah ini tidak hanya memastikan kesiapan logistik para peserta, tetapi juga memperluas dampak Piala Dunia ke lebih banyak wilayah. Dengan melibatkan komunitas yang tidak menjadi tuan rumah pertandingan, FIFA berharap kegembiraan turnamen dapat dirasakan oleh lebih banyak orang di seluruh Amerika Utara.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7186588/original/060383000_1779983172-1000885336.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547264/original/015303800_1775452326-pasc.jpg)