Dua Laga Comeback Jadi Titik Balik Persib Raih Hattrick BRI Super League
Baca dalam 60 detik
- Persib Bandung memastikan gelar juara BRI Super League 2025/2026 setelah hasil imbang tanpa gol melawan Persijap, cukup untuk unggul head-to-head atas Borneo FC.
- Pengamat Ronny Pangemanan menilai kunci sukses Persib bukan pada kemenangan atas Persija atau PSM, melainkan dua laga comeback dramatis melawan Dewa United dan Bhayangkara.
- Mental baja, kedalaman skuad, dan faktor keberuntungan disebut sebagai elemen pelengkap yang membawa Maung Bandung meraih hattrick gelar.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6940247/original/064310800_1779708765-0S6A0173.jpg.jpeg)
Persib Bandung resmi mengamankan gelar juara BRI Super League 2025/2026 untuk ketiga kalinya secara beruntun. Meski hanya bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5/2026), hasil tersebut sudah cukup mengantarkan Maung Bandung menjadi kampiun. Keunggulan head-to-head atas Borneo FC membuat kemenangan sang rival atas Malut United tidak berarti apa-apa.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, yang akrab disapa Ropan, mengungkapkan pandangannya mengenai perjalanan Persib musim ini. Menurutnya, banyak pihak mengaitkan keberhasilan Persib dengan kemenangan atas Persija Jakarta (2-1) dan PSM Makassar. Namun, Ropan menilai dua laga tersebut bukanlah faktor penentu utama.
"Kuncinya sudah terjadi saat mereka bisa membalikkan keadaan ketika berhadapan dengan Dewa United. Mereka sempat tertinggal 0-2, namun akhirnya bisa menyamakannya menjadi 2-2," ujar Ropan melalui kanal YouTube Bung Ropan. Ia juga menyoroti laga tandang melawan Bhayangkara di Lampung sebagai momen heroik. "Bermain di Lampung sangat sulit, Bhayangkara sebelumnya sukses mengalahkan Persija dan sempat unggul 2-0. Tapi Persib bisa membalikkan keadaan dan menang 4-2," tambahnya.
Ropan menekankan bahwa mentalitas pemain Persib menjadi faktor kunci. "Mereka punya mental baja dan semangat juang yang tidak kenal menyerah. Mengejar ketinggalan butuh mental yang kuat. Selain itu, ada faktor keberuntungan—Dewi Fortuna ada di Persib," tuturnya. Ia juga memuji kedalaman skuad dan kualitas pelatih Bojan Hodak sebagai elemen pelengkap kesuksesan.
Menurut Ropan, dua laga comeback tersebut menjadi indikator awal bahwa Persib akan menjadi juara. "Kalau memang mau gagal, sudah kelihatan saat dua pertandingan tadi. Itu menjadi kunci. Ketika Persib bisa memenangkan dua pertandingan tadi, saya mengambil kesimpulan bahwa Persib akan juara," pungkasnya.
Dengan hattrick gelar ini, Persib semakin mengukuhkan dominasinya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kombinasi mental juara, strategi pelatih, dan sedikit keberuntungan menjadi resep sukses yang sulit ditandingi lawan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7172792/original/009495300_1779964969-1000119147.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7168704/original/085767200_1779959562-ChatGPT_Image_May_28__2026__04_11_01_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6612614/original/088907900_1779445731-IWN_3703.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5590629/original/033125600_1778146694-9.jpg)