Langkah Maju Sepak Bola Indonesia: Dua Tiket AFC Champions League Two pada 2027/2028
Baca dalam 60 detik
- AFC mengonfirmasi penambahan slot untuk Indonesia di AFC Champions League Two mulai musim 2027/2028, dari satu menjadi dua wakil.
- Peningkatan kuota ini merupakan hasil dari performa kompetitif klub-klub Indonesia seperti Persib Bandung, Dewa United, dan Madura United di pentas Asia.
- Satu tiket langsung diberikan kepada juara Super League 2026/2027, sementara tiket tidak langsung akan diperebutkan melalui babak playoff.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5519493/original/042582900_1772576817-20260303IQ_Persija_Jakarta_vs_Borneo_Fc-14.jpg)
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi memperbarui alokasi peserta kompetisi antarklub Asia untuk musim 2027/2028. Dalam pengumuman yang dirilis pada Jumat (22/5/2026), Indonesia mendapat kabar positif berupa peningkatan jumlah wakil di AFC Champions League Two, dari sebelumnya hanya satu menjadi dua klub.
Keputusan ini menjadi bukti pengakuan AFC terhadap peningkatan kualitas sepak bola Indonesia di level Asia. Sebelumnya, Indonesia hanya memiliki satu perwakilan di AFC Champions League Two dan satu lagi di AFC Challenge League. Pada musim 2025/2026, Persib Bandung sebagai juara liga bertanding di Champions League Two, sementara Dewa United yang menjadi runner-up berlaga di Challenge League. Kini, mulai 2027/2028, dua klub Indonesia akan berkompetisi di level yang sama, menandai lompatan signifikan dalam hierarki sepak bola Asia.
Menurut sumber resmi AFC, peningkatan kuota ini didasarkan pada evaluasi performa klub-klub Indonesia di turnamen sebelumnya. Penampilan apik Persib Bandung yang mampu bersaing dengan klub-klub kuat Asia, serta konsistensi Dewa United dan Madura United, menjadi pertimbangan utama. Pelatih Persib, Bojan Hodan, sebelumnya mengakui bahwa pertandingan melawan Selangor FC di AFC Champions League 2 akan menjadi ujian berat, namun hal ini justru menunjukkan bahwa klub Indonesia tidak lagi menjadi underdog.
Mekanisme distribusi tiket untuk musim 2027/2028 masih menunggu keputusan I.League selaku operator liga. Satu tiket langsung akan diberikan kepada juara Super League 2026/2027. Sementara itu, tiket tidak langsung akan ditentukan melalui babak playoff melawan tim dari kawasan timur Asia. Opsi yang mungkin adalah memberikan tiket tersebut kepada runner-up liga atau juara League Cup yang rencananya dimulai pada musim 2026/2027. Keputusan ini akan menjadi krusial dalam menentukan strategi klub-klub Indonesia dalam meraih prestasi di Asia.
Ke depan, langkah ini diharapkan dapat memacu peningkatan kualitas kompetisi domestik dan mendorong klub-klub untuk lebih serius dalam pengembangan pemain serta infrastruktur. Dengan dua wakil di AFC Champions League Two, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di level tertinggi Asia dan memperkuat reputasi sepak bola nasional di mata dunia.



