Daftar Pembelian Termahal Tottenham Hotspur Sepanjang Sejarah: Dari Solanke hingga Ndombele
Baca dalam 60 detik
- Dominic Solanke menjadi rekor pembelian termahal Spurs dengan nilai transfer mencapai £65 juta, menyusul kepindahannya dari Bournemouth pada 2024.
- Investasi besar di lini belakang mendominasi daftar, termasuk Davinson Sanchez (£42 juta) dan Cristian Romero (£42,5 juta), yang menunjukkan prioritas klub pada pertahanan.
- Beberapa pembelian mahal seperti Tanguy Ndombele (£55 juta) gagal memenuhi ekspektasi, menyoroti risiko tinggi dalam strategi belanja pemain Tottenham.

Tottenham Hotspur, meskipun belum meraih kesuksesan besar dalam beberapa tahun terakhir, tetap agresif di bursa transfer dengan mengeluarkan dana puluhan juta poundsterling untuk mendatangkan pemain bintang. Dari rekor termahal hingga pembelian yang mengecewakan, berikut adalah daftar sepuluh pembelian termahal Spurs sepanjang masa yang mencerminkan ambisi sekaligus tantangan klub London Utara tersebut.
Puncak daftar ditempati oleh Dominic Solanke, striker yang direkrut dari Bournemouth pada musim panas 2024. Dengan nilai transfer awal yang bisa mencapai £65 juta termasuk bonus, Solanke menjadi pemain termahal dalam sejarah klub. Kontraknya hingga 2030 menunjukkan keyakinan manajemen terhadap kemampuannya menjadi ujung tombak lini depan. Sebelumnya, Solanke pernah membela Chelsea dan Liverpool, namun performa terbaiknya justru terlihat bersama Bournemouth.
Di posisi kedua, ada Tanguy Ndombele yang didatangkan dari Lyon pada 2019 dengan banderol £55 juta, yang bisa naik menjadi £62,8 juta. Sayangnya, gelandang asal Prancis itu gagal beradaptasi di Premier League dan kontraknya diputus pada 2024 setelah hanya tampil 91 kali. Pembelian ini sering disebut sebagai salah satu keputusan transfer terburuk Spurs, terutama karena dilakukan sesaat sebelum pelatih Mauricio Pochettino dipecat.
Pembelian mahal lainnya termasuk Mohammed Kudus (£55 juta) yang direkrut dari West Ham pada 2025 setelah Spurs menjuarai Liga Europa. Pemain sayap Ghana itu menerima kontrak enam tahun dengan gaji £150.000 per pekan. Sementara itu, Brennan Johnson (£47,5 juta) dan Richarlison (hingga £60 juta) juga masuk dalam daftar, meskipun performa Richarlison sempat dipertanyakan pada musim pertamanya.
Di lini belakang, Cristian Romero (£42,5 juta) dan Micky van de Ven (hingga £43 juta) menjadi investasi yang cukup berhasil. Romero bahkan dinobatkan sebagai bek terbaik Serie A sebelum pindah ke Spurs, sementara Van de Ven langsung menunjukkan kecepatan dan kekuatannya di Premier League. Archie Gray, yang direkrut dari Leeds United dengan paket hingga £40 juta pada 2024, juga dianggap sebagai prospek masa depan.
Namun, tidak semua pembelian mahal berbuah manis. Davinson Sanchez (£42 juta) yang pernah menjadi rekor klub pada 2017, meskipun tampil lebih dari 200 kali, akhirnya dijual ke Galatasaray pada 2023. Sementara itu, Xavi Simons yang direkrut pada 2025 setelah gagal mendapatkan Eberechi Eze, masih harus membuktikan kemampuannya di Tottenham.
Ke depannya, Tottenham perlu lebih selektif dalam belanja pemain agar investasi besar tidak berakhir sia-sia. Dengan rekor Solanke yang masih harus diuji, serta beberapa pemain baru yang diharapkan bisa bersinar, Spurs berharap pengeluaran besar ini akhirnya berbuah trofi.



