Arsenal Protes Kondisi Rumput Wanda Metropolitano: UEFA Diminta Turun Tangan Sebelum Laga Kontra Atletico
Baca dalam 60 detik
- Arsenal meminta UEFA mengukur ketinggian rumput Wanda Metropolitano karena dianggap menghambat permainan.
- UEFA menyatakan rumput setinggi 26mm masih dalam batas legal (21-30mm).
- Laga berakhir imbang 1-1 dengan diwarnai kekecewaan Arteta atas pembatalan penalti oleh VAR.

Ketegangan terjadi bahkan sebelum laga dimulai saat Arsenal melayangkan keluhan resmi kepada UEFA mengenai panjang rumput di Stadion Wanda Metropolitano. Staf kepelatihan The Gunners mendesak petugas untuk mengukur ketinggian rumput sesaat sebelum pertandingan semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid berlangsung.
Detail Keluhan dan Aturan Lapangan:
- Panjang Rumput: Arsenal mengklaim rumput terlalu panjang. Berdasarkan aturan UEFA, tinggi rumput harus berkisar antara 21mm hingga 30mm.
- Hasil Pengukuran: UEFA melaporkan kepada Arsenal bahwa ketinggian rumput berada di angka 26mm (legal).
- Penyiraman Berlebihan: Pihak Arsenal juga mempertanyakan volume penyiraman air ke permukaan lapangan, namun keluhan ini segera ditolak.
- Kondisi Lapangan: Kritikus dan komentator mencatat lapangan memang licin, menyebabkan beberapa pemain seperti Piero Hincapie dan Koke terjatuh di menit-menit awal.
Latar Belakang dan Taktik "Dark Arts"
Kondisi lapangan di stadion milik Atletico ini memang telah lama menjadi sorotan. Sebelumnya, Barcelona juga mengajukan keluhan serupa pada babak perempat final, sementara Tottenham Hotspur sempat mengalami nasib buruk karena pemainnya terpeleset yang berujung pada gol lawan.
| Faktor | Dampak pada Pertandingan |
|---|---|
| Strategi Simeone | Dikenal sering menggunakan taktik "seni kegelapan" dengan tempo lambat untuk meredam lawan. |
| Hasil Laga | Pertandingan berakhir imbang 1-1 melalui dua gol penalti. |
| Kontroversi VAR | Mikel Arteta marah besar setelah penalti kedua untuk Arsenal dibatalkan oleh VAR di akhir laga. |
"Lapangan ini benar-benar tidak bagus," ujar penyiar utama talkSPORT, Adrian Durham, setelah melihat pemain sering terjatuh di awal laga.
Insiden di Luar Stadion
Selain ketegangan di lapangan, kerusuhan juga terjadi di luar stadion. Polisi Spanyol dilaporkan bentrok dengan pendukung tuan rumah menggunakan gas air mata dan peluru karet, yang memaksa pendukung Arsenal dihimbau untuk segera masuk ke dalam stadion demi keamanan.



