Pernyataan Oscar Piastri di Formula1.com bukan sekadar retorika kosong untuk menyenangkan sponsor. Di era regulasi 2026 yang sangat bergantung pada efisiensi hibrida, Mercedes memang memiliki keunggulan sejarah dalam pengembangan mesin. Namun, McLaren di bawah kepemimpinan teknis Rob Marshall telah membuktikan bahwa mereka bisa melakukan lompatan performa yang tidak masuk akal dalam waktu singkat.
Keyakinan Piastri berakar pada data korelasi antara terowongan angin dan performa di lintasan. Jika upgrade yang dibawa McLaren (seperti yang dilaporkan RacingNews365 tadi) bekerja sesuai rencana, maka dominasi Mercedes akan segera mendapat tantangan serius. Ini adalah perang antara efisiensi mesin Jerman melawan inovasi aerodinamika Woking.
β’ Efisiensi Aerodinamika: Mengurangi hambatan (drag) untuk menutupi selisih tenaga kuda dari mesin Mercedes.
β’ Manajemen Energi: Optimalisasi penggunaan baterai 350kW yang menjadi standar baru di 2026 untuk menyalip di lintasan lurus.
β’ Konsistensi Pembalap: Piastri dan Norris dianggap sebagai pasangan pembalap paling stabil yang bisa mengeksploitasi setiap kelemahan kecil dari duet Russell-Antonelli.
β’ Pesan Utama: "Dominasi di awal musim adalah sebuah peringatan, bukan sebuah vonis akhir."




