Hasil 1-2 dari George Russell dan Lewis Hamilton di FP1 GP Jepang per Maret 2026 ini memberikan indikasi bahwa update aerodinamika Mercedes pada area floor mulai bekerja sesuai harapan. Secara analitis, kecepatan Mercedes di tikungan cepat (high-speed corners) Suzuka menunjukkan stabilitas sasis yang jauh lebih baik dibanding balapan sebelumnya.
Namun, di tahun 2026 ini, kita harus tetap waspada terhadap strategi "Sandbagging" dari Red Bull. Max Verstappen seringkali tidak mengeluarkan potensi penuh mesinnya di sesi Jumat. Pertanyaannya adalah: apakah Mercedes menggunakan mode mesin yang lebih agresif untuk mencari data batas maksimal, ataukah mereka memang telah menutup celah performa dengan Red Bull? Sektor pertama Suzuka adalah ujian sesungguhnya bagi downforce. Jika Mercedes mampu mempertahankan keunggulan ini hingga sesi FP2 sore nanti saat suhu lintasan naik, maka mereka resmi menjadi ancaman serius bagi posisi pole position besok. Ferrari juga tampak membayangi di posisi 4-5, menunjukkan bahwa selisih waktu antara tiga tim teratas sangatlah tipis.
β’ P1: George Russell (Mercedes).
β’ P2: Lewis Hamilton (Mercedes).
β’ Selisih ke P3: Kurang dari 0.150 detik.
β’ Fokus Latihan: Pengujian kompon ban Soft & Hard.
Langkah selanjutnya bagi Anda adalah memantau data sektor per sektor (Sector Times) di sesi FP2; jika Mercedes tetap unggul di sektor 1 yang legendaris itu, maka peluang kemenangan mereka di hari Minggu meningkat drastis. Apakah Anda ingin saya membantu menganalisis **kecepatan puncak (top speed)** Mercedes dibandingkan Red Bull di lintasan lurus 130R?




